Detail Katalog
ID: 9759
Implementasi Sistem Pengabutan Otomatis Berbasis Internet Of Things (IoT) Pada Green House Persemaian Permainan BPTH Wilayah II Maros : Tugas Akhir / M. Fitrah Akbar Nur Fuad Rafsanjani (20OSP481)
Edisi: 2023
Pengarang:
FITRAH Akbar Nur Fuad Rafsanjani, M.
FITRAH Akbar Nur Fuad Rafsanjani, M.
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,
Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Tugas Akhir OSP 2023
Deskripsi Fisik:
ix + 48 Halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
ix + 48 Halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-OSP 818 FIT i
(R)2023 TA-OSP 818 FIT i
Control Number:
INLIS000000000009381
INLIS000000000009381
BIB ID:
0010-0923000075
0010-0923000075
Catatan
ABSTRAK
M. FITRAH AKBAR NUR FUAD RAFSANJANI. 2023 Implementasi Sistem Pengabutan Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Pada Green House Persemaian Permanen BPTH Wilayah II Maros. Dibawah bimbingan Nurhayati Jabir selaku pembimbing I dan St. Wetenriajeng Sidehabi selaku pembimbing II.
Pada masa awal setelah bibit tanaman baru dipindahkan ke green house, penyiraman dilakukan dengan sistem pengabutan dengan menggunakan sprinkler khusus pengabutan. Dimana masih menggunakan cara manual dengan cara memutar valve untuk melakukan penyiraman. Proses penyiraman masih berdasarkan perkiraan kondisi tanah dan cuaca kering yang membuat bibit tanaman tidak mendapatkan penyiraman dengan maksimal. Untuk itu dirancang sistem pengabutan otomatis berbasis internet of things sehingga dapat membantu memastikan penyiraman yang tepat pada bibit tanaman hutan berdasarkan kelembapan tanah di green house persemaian permanen BPTH Wilayah II Maros. Sistem yang dibuat menggunakan capacitive soil moisture sensor untuk mendeteksi nilai kelembapan tanah, solenoid valve untuk sistem penyiraman otomatis, dan ESP32 DevKitC V4 sebagai pusat kendali sistem. Hasil pengukuran antara capacitive soil moisture sensor dengan moisture meter sebagai alat ukur standar diperoleh nilai eror tertinggi yaitu 3,0% dan nilai error terendah yaitu 0, 0% dengan rata-rata 1,4%. Hasil pengujian ketika relay dalam kondisi HIGH maka relay akan close sehingga solenoid valve akan terbuka dengan tegangan 221 V dan ketika relay dalam kondisi LOW maka relay akan open sehingga solenoid valve akan tertutup dengan tegangan 0 V. Hasil pembacaan LCD 16x2 menampilkan nilai rata-rata pembacaan kelembapan tanah yang bila nilainya <40%, maka kondisi tanah dalam keadaan "kering". Bila berkisar antara 40%-60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "lembab". Bila nilainya >60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "basah", serta dapat menampilkan tanggal dan waktu secara real-time. Hasil dari pembacaan nilai ketiga sensor dan rata-rata kelembapan tanah juga dapat terlihat pada blynk, serta kondisi relay valve. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sistem pengabutan otomatis telah berjalan sesuai dengan yang telah dirancang.
Kata Kunci : capacitive soil moisture sensor, internet of things (IoT), blynk, pengabutan, green house.
M. FITRAH AKBAR NUR FUAD RAFSANJANI. 2023 Implementasi Sistem Pengabutan Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Pada Green House Persemaian Permanen BPTH Wilayah II Maros. Dibawah bimbingan Nurhayati Jabir selaku pembimbing I dan St. Wetenriajeng Sidehabi selaku pembimbing II.
Pada masa awal setelah bibit tanaman baru dipindahkan ke green house, penyiraman dilakukan dengan sistem pengabutan dengan menggunakan sprinkler khusus pengabutan. Dimana masih menggunakan cara manual dengan cara memutar valve untuk melakukan penyiraman. Proses penyiraman masih berdasarkan perkiraan kondisi tanah dan cuaca kering yang membuat bibit tanaman tidak mendapatkan penyiraman dengan maksimal. Untuk itu dirancang sistem pengabutan otomatis berbasis internet of things sehingga dapat membantu memastikan penyiraman yang tepat pada bibit tanaman hutan berdasarkan kelembapan tanah di green house persemaian permanen BPTH Wilayah II Maros. Sistem yang dibuat menggunakan capacitive soil moisture sensor untuk mendeteksi nilai kelembapan tanah, solenoid valve untuk sistem penyiraman otomatis, dan ESP32 DevKitC V4 sebagai pusat kendali sistem. Hasil pengukuran antara capacitive soil moisture sensor dengan moisture meter sebagai alat ukur standar diperoleh nilai eror tertinggi yaitu 3,0% dan nilai error terendah yaitu 0, 0% dengan rata-rata 1,4%. Hasil pengujian ketika relay dalam kondisi HIGH maka relay akan close sehingga solenoid valve akan terbuka dengan tegangan 221 V dan ketika relay dalam kondisi LOW maka relay akan open sehingga solenoid valve akan tertutup dengan tegangan 0 V. Hasil pembacaan LCD 16x2 menampilkan nilai rata-rata pembacaan kelembapan tanah yang bila nilainya <40%, maka kondisi tanah dalam keadaan "kering". Bila berkisar antara 40%-60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "lembab". Bila nilainya >60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "basah", serta dapat menampilkan tanggal dan waktu secara real-time. Hasil dari pembacaan nilai ketiga sensor dan rata-rata kelembapan tanah juga dapat terlihat pada blynk, serta kondisi relay valve. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sistem pengabutan otomatis telah berjalan sesuai dengan yang telah dirancang.
Kata Kunci : capacitive soil moisture sensor, internet of things (IoT), blynk, pengabutan, green house.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T238330020 |
(R)2023 TA-OSP 818 FIT i |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009381 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20231103032301 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0923000075 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
231103################|##########|#|## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2023 TA-OSP 818 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2023 TA-OSP 818 FIT i | 7 |
| 100 | 1 |
# |
$a FITRAH Akbar Nur Fuad Rafsanjani, M. | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Implementasi Sistem Pengabutan Otomatis Berbasis Internet Of Things (IoT) Pada Green House Persemaian Permainan BPTH Wilayah II Maros : $b Tugas Akhir /$c M. Fitrah Akbar Nur Fuad Rafsanjani (20OSP481) | 9 |
| 250 | # |
# |
$a 2023 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,$c 2023 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a ix + 48 Halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir OSP 2023 | 13 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (LKKP OSP 2023) | 14 |
| 520 | # |
# |
$a ABSTRAK M. FITRAH AKBAR NUR FUAD RAFSANJANI. 2023 Implementasi Sistem Pengabutan Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Pada Green House Persemaian Permanen BPTH Wilayah II Maros. Dibawah bimbingan Nurhayati Jabir selaku pembimbing I dan St. Wetenriajeng Sidehabi selaku pembimbing II. Pada masa awal setelah bibit tanaman baru dipindahkan ke green house, penyiraman dilakukan dengan sistem pengabutan dengan menggunakan sprinkler khusus pengabutan. Dimana masih menggunakan cara manual dengan cara memutar valve untuk melakukan penyiraman. Proses penyiraman masih berdasarkan perkiraan kondisi tanah dan cuaca kering yang membuat bibit tanaman tidak mendapatkan penyiraman dengan maksimal. Untuk itu dirancang sistem pengabutan otomatis berbasis internet of things sehingga dapat membantu memastikan penyiraman yang tepat pada bibit tanaman hutan berdasarkan kelembapan tanah di green house persemaian permanen BPTH Wilayah II Maros. Sistem yang dibuat menggunakan capacitive soil moisture sensor untuk mendeteksi nilai kelembapan tanah, solenoid valve untuk sistem penyiraman otomatis, dan ESP32 DevKitC V4 sebagai pusat kendali sistem. Hasil pengukuran antara capacitive soil moisture sensor dengan moisture meter sebagai alat ukur standar diperoleh nilai eror tertinggi yaitu 3,0% dan nilai error terendah yaitu 0, 0% dengan rata-rata 1,4%. Hasil pengujian ketika relay dalam kondisi HIGH maka relay akan close sehingga solenoid valve akan terbuka dengan tegangan 221 V dan ketika relay dalam kondisi LOW maka relay akan open sehingga solenoid valve akan tertutup dengan tegangan 0 V. Hasil pembacaan LCD 16x2 menampilkan nilai rata-rata pembacaan kelembapan tanah yang bila nilainya <40%, maka kondisi tanah dalam keadaan "kering". Bila berkisar antara 40%-60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "lembab". Bila nilainya >60%, maka kondisi tanah dalam keadaan "basah", serta dapat menampilkan tanggal dan waktu secara real-time. Hasil dari pembacaan nilai ketiga sensor dan rata-rata kelembapan tanah juga dapat terlihat pada blynk, serta kondisi relay valve. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sistem pengabutan otomatis telah berjalan sesuai dengan yang telah dirancang. Kata Kunci : capacitive soil moisture sensor, internet of things (IoT), blynk, pengabutan, green house. | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 20/TA OSP 2023 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 15 Sep 2023