Detail Katalog

ID: 9709
Cover Rancang Bangun Sistem Pengabut Air Otomatis (Stusi Kasus Ikm Jamur Simbang Maros) :  Tugas Akhir / Muh. Rivaldi Sasmita (19OSP417)

Rancang Bangun Sistem Pengabut Air Otomatis (Stusi Kasus Ikm Jamur Simbang Maros) : Tugas Akhir / Muh. Rivaldi Sasmita (19OSP417)

Edisi: 2022

Pengarang:
RIVALDI Sasmita, Muh.
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2022
Bahasa:
###
Subjek
Tugas Akhir OSP 2022
Deskripsi Fisik:
ix + 27 halaman : Tabel;Gambar ; 20 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2022 TA-OSP 818 RIV r
Control Number:
INLIS000000000009331
BIB ID:
0010-0923000025
Catatan
MUH. RIVALDI SASMITA. 2022. Pengabut air otomatis pada budidaya jamur tiram di IKM Simbang Maros. Di bawah bimbingan Taufik Muchtar sebagai pembimbing I dan Julianti Habibuddin sebagai pembimbing II.

Penyiraman pada kumbang jamur yang dilakukan saat ini pada beberapa industri kecil menengah di kecamatan simbang menggunakan cara manual yaitu menggunakan selang, selain itu waktu penyiraman yang dilakukan belum berbasisdata (nilai suhu dan kelembapan). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengabut air otomatis pada IKM jamur Simbang Maros. Sistem ini menggunakan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan pada kumbung jamur tiram. Adapun mikrokontroller yang digunakan adalah NodeMCU ESP32. Keluaran sistem berupa relay yang memicu untuk aktifkan pompa. Saat pompa aktif air mengalir dari penampungan/tandon ke pipa yang terdapat Nozzle/pengabut. Pompa air bertekanan 138 PSI yang mendorong air melalui selang PU dan mengeluarkan air dari nozzle. Semprotan air yang dihasilkan ini yang mempengaruhi suhu dan kelembapan pada kumbung jamur. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah rata-rata error dari pengukuran suhu menggunakan sensor DHT22 dengan alat ukur standar berupa STC-3028 sebesar 2.08% dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 97,92%. Adapun rata-rata error dari pengukuran kelembapan menggunakan sensor DHT22 dengan alat ukur standar berupa STC-3028 sebesar 0,41% dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 99,59%. Kemudian hasil pengukuran suhu dan kelembapan pada kumbung jamur tiram, Maros siperoleh proses pengabut air otomatis bekerja jika nilai kelembapan menunjukkan kurang dari 85%. Pompa tidak aktif saat kelembapan kumbung jamur bernilai 85% atau lebih. Dari 10 kali pengamatan diperoleh pompa aktif sebanyak 7 kali dan pompa off sebanyak 3 kali.


Kata Kunci: Jamur tiram, Pengabut air otomatis, Pompa Air DC, ESP32, Sensor DHT-22.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T228330225 (R)2022 TA-OSP 818 RIV r Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009331 1
005 _ _ 20231103015915 2
035 # # $a 0010-0923000025 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231103################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2022 TA-OSP 818 6
084 # # $a (R)2022 TA-OSP 818 RIV r 7
100 1 # $a RIVALDI Sasmita, Muh. 8
245 1 # $a Rancang Bangun Sistem Pengabut Air Otomatis (Stusi Kasus Ikm Jamur Simbang Maros) : $b Tugas Akhir /$c Muh. Rivaldi Sasmita (19OSP417) 9
250 # # $a 2022 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,$c 2022 11
300 # # $a ix + 27 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir OSP 2022 13
856 # # $a OPAC (TA OSP 2022) 14
520 # # $a MUH. RIVALDI SASMITA. 2022. Pengabut air otomatis pada budidaya jamur tiram di IKM Simbang Maros. Di bawah bimbingan Taufik Muchtar sebagai pembimbing I dan Julianti Habibuddin sebagai pembimbing II. Penyiraman pada kumbang jamur yang dilakukan saat ini pada beberapa industri kecil menengah di kecamatan simbang menggunakan cara manual yaitu menggunakan selang, selain itu waktu penyiraman yang dilakukan belum berbasisdata (nilai suhu dan kelembapan). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengabut air otomatis pada IKM jamur Simbang Maros. Sistem ini menggunakan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan pada kumbung jamur tiram. Adapun mikrokontroller yang digunakan adalah NodeMCU ESP32. Keluaran sistem berupa relay yang memicu untuk aktifkan pompa. Saat pompa aktif air mengalir dari penampungan/tandon ke pipa yang terdapat Nozzle/pengabut. Pompa air bertekanan 138 PSI yang mendorong air melalui selang PU dan mengeluarkan air dari nozzle. Semprotan air yang dihasilkan ini yang mempengaruhi suhu dan kelembapan pada kumbung jamur. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah rata-rata error dari pengukuran suhu menggunakan sensor DHT22 dengan alat ukur standar berupa STC-3028 sebesar 2.08% dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 97,92%. Adapun rata-rata error dari pengukuran kelembapan menggunakan sensor DHT22 dengan alat ukur standar berupa STC-3028 sebesar 0,41% dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 99,59%. Kemudian hasil pengukuran suhu dan kelembapan pada kumbung jamur tiram, Maros siperoleh proses pengabut air otomatis bekerja jika nilai kelembapan menunjukkan kurang dari 85%. Pompa tidak aktif saat kelembapan kumbung jamur bernilai 85% atau lebih. Dari 10 kali pengamatan diperoleh pompa aktif sebanyak 7 kali dan pompa off sebanyak 3 kali. Kata Kunci: Jamur tiram, Pengabut air otomatis, Pompa Air DC, ESP32, Sensor DHT-22. 15
990 # # $a 225/TA OSP 2022 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name