Detail Katalog
ID: 7111
Nafas Terakhir : Renungan Menyambut Sakaratul Maut / Abdul Malik Al-Qasim
Edisi: Cetakan IV, September
Pengarang:
ALQASIM, Abdul Malik
ALQASIM, Abdul Malik
Penerbit:
Aqwam,
Aqwam,
Tempat Terbit:
Solo :
Solo :
Tahun Terbit:
2012
2012
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hidup Sesudah Mati -- Sumbangan Mahasiswa 2021
Deskripsi Fisik:
96 halaman : Gambar ; 12,8x19,5 cm Lampiran
96 halaman : Gambar ; 12,8x19,5 cm Lampiran
ISBN:
978-979-039-061-4
978-979-039-061-4
Nomor Panggil:
297.351 ALQ n
297.351 ALQ n
Control Number:
INLIS000000000006793
INLIS000000000006793
BIB ID:
0010-0722000009
0010-0722000009
Catatan
Ketika Amr bin Ash meregang nyawa, anaknya bertanya tentang rasa kematian. Amr menjawab, "Demi Allah, seakan tubuhku terbaring lemas di atas ranjang. Ketika bernafas, aku seperti meminum racun. Seakan-akan, seonggok duri ditusukkan dari telapak kakiku hingga menembus ubun-ubun kepalaku." Suatu saat, Umar bertanya kepada Ka'ab bin Malik, "Tolong beritahu aku tentang kematian." Ka'ab berkata,"Wahai Amirul Mukminin, kematian ibarat sebuah pohon yang berduri lebat. Pohon itu berada di rongga mulut manusia. Sedangkan malaikat maut ibarat lelaki berlengan kekar. Ketika sakaratul maut, lelaki itu menggenggam erat pohon berduri lebat itu lalu menariknya dengan kasar." Umar pun menangis tersedu-sedu. Buku ini merupakan buah karya Syaikh Abdul Malik Al-Qasim sebuah naskah mengenai dzikrul maut (mengingat mati). Membaca buku ini kita diajak untuk hanyut dan membaur dengan orang-orang saleh selagi Allah masih memberikan nikmat umur dan kesempatan. Kita akan dikenalkan serta menyaksikan masa-masa terakhirnya. Kata pepatah, Jika kita ingin baik maka membaurlah dengan orang baik. Buku yang cukup ringkas ini berusaha menyadarkan siapa saja yang lalai dalam kehidupan dunianya untuk bersegera memperbanyak amal akhirat. Buku ini dilengkapi kisah-kisah dan nasihat hamba yang saleh dari generasi salaf. Siapa pun yang mengakui dahsyatnya sakaratul maut. Temukan renungan dan nasihat para ulama nan bijak seputar ngerinya saat nyawa di cabut. Agar hati yang terlena oleh hiruk pikuk dunia kembali sadar, bahwa siapa pun kita, pasti akan mengalami episode paling mengerikan sepanjang hayat kita. Karena itu, bersiaplah menyambutnya.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B212026601 |
297.351 ALQ n.1 |
Tandon | Ruang Sirkulasi | Tandon |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000006793 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250325081133 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0722000009 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Nafas Terakhir : $b Renungan Menyambut Sakaratul Maut /$c Abdul Malik Al-Qasim | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a ALQASIM, Abdul Malik | 5 |
| 250 | # |
# |
$a Cetakan IV, September | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 96 halaman : $b Gambar ; $c 12,8x19,5 cm$e Lampiran | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Solo :$b Aqwam,$c 2012 | 8 |
| 020 | # |
# |
$a 978-979-039-061-4 | 9 |
| 008 | _ |
_ |
250325################g##########0#ind## | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 297.351 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 297.351 ALQ n | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Hidup Sesudah Mati | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Sumbangan Mahasiswa 2021 | 14 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak Tandon - Rak 3.2) | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Ketika Amr bin Ash meregang nyawa, anaknya bertanya tentang rasa kematian. Amr menjawab, "Demi Allah, seakan tubuhku terbaring lemas di atas ranjang. Ketika bernafas, aku seperti meminum racun. Seakan-akan, seonggok duri ditusukkan dari telapak kakiku hingga menembus ubun-ubun kepalaku." Suatu saat, Umar bertanya kepada Ka'ab bin Malik, "Tolong beritahu aku tentang kematian." Ka'ab berkata,"Wahai Amirul Mukminin, kematian ibarat sebuah pohon yang berduri lebat. Pohon itu berada di rongga mulut manusia. Sedangkan malaikat maut ibarat lelaki berlengan kekar. Ketika sakaratul maut, lelaki itu menggenggam erat pohon berduri lebat itu lalu menariknya dengan kasar." Umar pun menangis tersedu-sedu. Buku ini merupakan buah karya Syaikh Abdul Malik Al-Qasim sebuah naskah mengenai dzikrul maut (mengingat mati). Membaca buku ini kita diajak untuk hanyut dan membaur dengan orang-orang saleh selagi Allah masih memberikan nikmat umur dan kesempatan. Kita akan dikenalkan serta menyaksikan masa-masa terakhirnya. Kata pepatah, Jika kita ingin baik maka membaurlah dengan orang baik. Buku yang cukup ringkas ini berusaha menyadarkan siapa saja yang lalai dalam kehidupan dunianya untuk bersegera memperbanyak amal akhirat. Buku ini dilengkapi kisah-kisah dan nasihat hamba yang saleh dari generasi salaf. Siapa pun yang mengakui dahsyatnya sakaratul maut. Temukan renungan dan nasihat para ulama nan bijak seputar ngerinya saat nyawa di cabut. Agar hati yang terlena oleh hiruk pikuk dunia kembali sadar, bahwa siapa pun kita, pasti akan mengalami episode paling mengerikan sepanjang hayat kita. Karena itu, bersiaplah menyambutnya. | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 266/SM-21 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 01 Jul 2022