Detail Katalog
ID: 7025
Pendidikan Antikorupsi : Dalam Perspektif Pedagogi Kritis / Haetami; Nurlelah; Mugni Hasan Laksana; Rizqi Mulyawan; Gun Gun Gunawan; Deny Permana; Dwi Saleha; Bambang Wisudo; Ade Irawan; Jimmy PH Paat; Edi Subkhan; Lody F. Paat
Edisi: Cetakan Pertama, Februari
Pengarang:
HAETAMI ; NURLELAH ; LAKSANA, Mugni Hasan ; MULYAWAN, Rizqi ; GUNAWAN, Gun Gun ; PERMANA, Deny ; DWI Saleha ; WISUDO, Bambang ; IRAWAN, Ade ; PAAT, Jimmy PH. ; SUBKHAN, Edi ; PAAT, Lody F.
HAETAMI ; NURLELAH ; LAKSANA, Mugni Hasan ; MULYAWAN, Rizqi ; GUNAWAN, Gun Gun ; PERMANA, Deny ; DWI Saleha ; WISUDO, Bambang ; IRAWAN, Ade ; PAAT, Jimmy PH. ; SUBKHAN, Edi ; PAAT, Lody F.
Penerbit:
Intrans Publishing,
Intrans Publishing,
Tempat Terbit:
Malang :
Malang :
Tahun Terbit:
2019
2019
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Korupsi -- Sumbangan Mahasiswa 2021
Deskripsi Fisik:
xviii, 264 halaman : gambar ; 14.7x22.5 cm bibliografi;biografi
xviii, 264 halaman : gambar ; 14.7x22.5 cm bibliografi;biografi
ISBN:
978-602-6293-70-1
978-602-6293-70-1
Nomor Panggil:
364.1323 PEN p
364.1323 PEN p
Control Number:
INLIS000000000006711
INLIS000000000006711
BIB ID:
0010-0622000572
0010-0622000572
Catatan
Tidak ada hari tanpa berita tentang korupsi. Banyak koruptor ditangkap dan dipenjarakan namun korupsi tetap merajalela. Penegakan hukum terbukti tidak memadai ketika korupsi sudah mendarah daging di masyarakat. Pemberantasan korupsi mesti dilakukan multidimensi, termasuk transformasi masyarakat melalui pendidikan.
Buku ini merupakan buku manual pendidikan antikorupsi yang memadukan antara modul, perspektif, dan eksperimen pembelajarannya. Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara para guru dan tim Akademi Antikorupsi ICW. Buku ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama merupakan dokumentasi eksperimen pembelajaran antikorupsi yang ditulis oleh guru-guru dan aktivitas dampingan ICW. Bagian kedua mendiskusikan tentang perspektif pedagogi kritis dalam pendidikan antikorupsi. Bagian ketiga berisi contoh-contoh modul pembelajaran antikorupsi yang dikembangkan tim Akademi Antikorupsi ICW. Pada bagian awal buku kita akan dihadapkan pada eksperimen pembelajaran antikorupsi dengan perspektif pedagogi kritis. Pedagogi kritis merupakan antitesa pendidikan bergaya bank, yang menjejalkan pengetahuan dan nilai-nilai pada anak. Pedagogi kritis menawarkan pendekatan dialogis, hadap masalah, dengan menggunakan bahasa kritik dan mengajak murid untuk mengambil sikap dan melakukan tindakan. Buku ini ingin mengembalikan makna, fungsi dan metode pendidikan di sekolah yang belum sanggup menelurkan generasi-generasi antikorupsi hingga saat ini. Dengan khazanah pemikiran dan praktis pedagogi kritis ala Paulo Freire, Ki Hajar Dewantara, Tan Malaka, dan lain-lain. Buku ini mendorong pembaca untuk mengembalikan pendidikan pada relnya. Dalam buku ini disajikan pula bagaimana para guru mengisahkan sendiri upaya mereka dalam melakukan pendidikan antikorupsi dengan cara-cara unik dan kreatif dan sangat mengesankan bagi siswa.
Buku ini memberikan setumpuk harapan bahwa korupsi sangat bisa dilawan dengan pendidikan kritis. Gagasan, konsep, dan kisah-kisah pedagogi kritis antikorupsi dalam buku ini sangat inspiratif. Buku ini sangat perlu dibaca, tidak hanya oleh para guru yang mengajar pendidikan antikorupsi, tetapi juga para guru yang pada umumnya, pejabat sekolah, dinas pendidikan dan masyarakat luas. Berikut rincian isi buku: Pengantar Penulis, Prawacana Adnan Topan Husodo dan Ani Soetjipto, Pengantar Penerbit, Bagian pertama membahas Pengalaman Pembelajaran Antikorupsi: 1) Belajar Antikorupsi dari Busung Lapar, mengorek Anggaram Kabupaten 2) Dari Pasar Tradisional Belajar Antikorupsi 3) Bertemu Pak Kades Menanyakan Anggaran Desa 4) Belajar Kemiskinan Membangun Sikap Kritis 5) Kerja Tangan Melawan Korupsi 6) Belajar Hak dan Kewajiban Warga Negara 7) Belajar Antikorupsi Melawan Apatisme; Bagian Kedua: Perspektif Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi 8) Pedagogi dan Literasi Kritis 9) Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi ; Bagian Ketiga: Contoh Modul Pembelajaran Antikorupsi 10) Modul Pembelajaran Antikorupsi
Buku ini merupakan buku manual pendidikan antikorupsi yang memadukan antara modul, perspektif, dan eksperimen pembelajarannya. Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara para guru dan tim Akademi Antikorupsi ICW. Buku ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama merupakan dokumentasi eksperimen pembelajaran antikorupsi yang ditulis oleh guru-guru dan aktivitas dampingan ICW. Bagian kedua mendiskusikan tentang perspektif pedagogi kritis dalam pendidikan antikorupsi. Bagian ketiga berisi contoh-contoh modul pembelajaran antikorupsi yang dikembangkan tim Akademi Antikorupsi ICW. Pada bagian awal buku kita akan dihadapkan pada eksperimen pembelajaran antikorupsi dengan perspektif pedagogi kritis. Pedagogi kritis merupakan antitesa pendidikan bergaya bank, yang menjejalkan pengetahuan dan nilai-nilai pada anak. Pedagogi kritis menawarkan pendekatan dialogis, hadap masalah, dengan menggunakan bahasa kritik dan mengajak murid untuk mengambil sikap dan melakukan tindakan. Buku ini ingin mengembalikan makna, fungsi dan metode pendidikan di sekolah yang belum sanggup menelurkan generasi-generasi antikorupsi hingga saat ini. Dengan khazanah pemikiran dan praktis pedagogi kritis ala Paulo Freire, Ki Hajar Dewantara, Tan Malaka, dan lain-lain. Buku ini mendorong pembaca untuk mengembalikan pendidikan pada relnya. Dalam buku ini disajikan pula bagaimana para guru mengisahkan sendiri upaya mereka dalam melakukan pendidikan antikorupsi dengan cara-cara unik dan kreatif dan sangat mengesankan bagi siswa.
Buku ini memberikan setumpuk harapan bahwa korupsi sangat bisa dilawan dengan pendidikan kritis. Gagasan, konsep, dan kisah-kisah pedagogi kritis antikorupsi dalam buku ini sangat inspiratif. Buku ini sangat perlu dibaca, tidak hanya oleh para guru yang mengajar pendidikan antikorupsi, tetapi juga para guru yang pada umumnya, pejabat sekolah, dinas pendidikan dan masyarakat luas. Berikut rincian isi buku: Pengantar Penulis, Prawacana Adnan Topan Husodo dan Ani Soetjipto, Pengantar Penerbit, Bagian pertama membahas Pengalaman Pembelajaran Antikorupsi: 1) Belajar Antikorupsi dari Busung Lapar, mengorek Anggaram Kabupaten 2) Dari Pasar Tradisional Belajar Antikorupsi 3) Bertemu Pak Kades Menanyakan Anggaran Desa 4) Belajar Kemiskinan Membangun Sikap Kritis 5) Kerja Tangan Melawan Korupsi 6) Belajar Hak dan Kewajiban Warga Negara 7) Belajar Antikorupsi Melawan Apatisme; Bagian Kedua: Perspektif Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi 8) Pedagogi dan Literasi Kritis 9) Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi ; Bagian Ketiga: Contoh Modul Pembelajaran Antikorupsi 10) Modul Pembelajaran Antikorupsi
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B212045201 |
364.1323 PEN p.1 |
Tandon | Ruang Sirkulasi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 29 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000006711 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250107095036 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0622000572 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pendidikan Antikorupsi : $b Dalam Perspektif Pedagogi Kritis /$c Haetami; Nurlelah; Mugni Hasan Laksana; Rizqi Mulyawan; Gun Gun Gunawan; Deny Permana; Dwi Saleha; Bambang Wisudo; Ade Irawan; Jimmy PH Paat; Edi Subkhan; Lody F. Paat | 4 |
| 250 | # |
# |
$a Cetakan Pertama, Februari | 5 |
| 300 | # |
# |
$a xviii, 264 halaman : $b gambar ; $c 14.7x22.5 cm$e bibliografi;biografi | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a HAETAMI | 7 |
| 700 | 1 |
# |
$a NURLELAH | 8 |
| 700 | 1 |
# |
$a LAKSANA, Mugni Hasan | 9 |
| 700 | 1 |
# |
$a MULYAWAN, Rizqi | 10 |
| 700 | 1 |
# |
$a GUNAWAN, Gun Gun | 11 |
| 700 | _ |
# |
$a PERMANA, Deny | 12 |
| 700 | 1 |
# |
$a DWI Saleha | 13 |
| 700 | 1 |
# |
$a WISUDO, Bambang | 14 |
| 700 | 1 |
# |
$a IRAWAN, Ade | 15 |
| 700 | 1 |
# |
$a PAAT, Jimmy PH. | 16 |
| 700 | 1 |
# |
$a SUBKHAN, Edi | 17 |
| 700 | _ |
# |
$a PAAT, Lody F. | 18 |
| 260 | # |
# |
$a Malang :$b Intrans Publishing,$c 2019 | 19 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-6293-70-1 | 20 |
| 008 | _ |
_ |
250107################g##########0#ind## | 21 |
| 082 | # |
# |
$a 364.1323 | 22 |
| 084 | # |
# |
$a 364.1323 PEN p | 23 |
| 650 | # |
4 |
$a Korupsi | 24 |
| 650 | # |
4 |
$a Sumbangan Mahasiswa 2021 | 25 |
| 520 | # |
# |
$a Tidak ada hari tanpa berita tentang korupsi. Banyak koruptor ditangkap dan dipenjarakan namun korupsi tetap merajalela. Penegakan hukum terbukti tidak memadai ketika korupsi sudah mendarah daging di masyarakat. Pemberantasan korupsi mesti dilakukan multidimensi, termasuk transformasi masyarakat melalui pendidikan. Buku ini merupakan buku manual pendidikan antikorupsi yang memadukan antara modul, perspektif, dan eksperimen pembelajarannya. Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara para guru dan tim Akademi Antikorupsi ICW. Buku ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama merupakan dokumentasi eksperimen pembelajaran antikorupsi yang ditulis oleh guru-guru dan aktivitas dampingan ICW. Bagian kedua mendiskusikan tentang perspektif pedagogi kritis dalam pendidikan antikorupsi. Bagian ketiga berisi contoh-contoh modul pembelajaran antikorupsi yang dikembangkan tim Akademi Antikorupsi ICW. Pada bagian awal buku kita akan dihadapkan pada eksperimen pembelajaran antikorupsi dengan perspektif pedagogi kritis. Pedagogi kritis merupakan antitesa pendidikan bergaya bank, yang menjejalkan pengetahuan dan nilai-nilai pada anak. Pedagogi kritis menawarkan pendekatan dialogis, hadap masalah, dengan menggunakan bahasa kritik dan mengajak murid untuk mengambil sikap dan melakukan tindakan. Buku ini ingin mengembalikan makna, fungsi dan metode pendidikan di sekolah yang belum sanggup menelurkan generasi-generasi antikorupsi hingga saat ini. Dengan khazanah pemikiran dan praktis pedagogi kritis ala Paulo Freire, Ki Hajar Dewantara, Tan Malaka, dan lain-lain. Buku ini mendorong pembaca untuk mengembalikan pendidikan pada relnya. Dalam buku ini disajikan pula bagaimana para guru mengisahkan sendiri upaya mereka dalam melakukan pendidikan antikorupsi dengan cara-cara unik dan kreatif dan sangat mengesankan bagi siswa. Buku ini memberikan setumpuk harapan bahwa korupsi sangat bisa dilawan dengan pendidikan kritis. Gagasan, konsep, dan kisah-kisah pedagogi kritis antikorupsi dalam buku ini sangat inspiratif. Buku ini sangat perlu dibaca, tidak hanya oleh para guru yang mengajar pendidikan antikorupsi, tetapi juga para guru yang pada umumnya, pejabat sekolah, dinas pendidikan dan masyarakat luas. Berikut rincian isi buku: Pengantar Penulis, Prawacana Adnan Topan Husodo dan Ani Soetjipto, Pengantar Penerbit, Bagian pertama membahas Pengalaman Pembelajaran Antikorupsi: 1) Belajar Antikorupsi dari Busung Lapar, mengorek Anggaram Kabupaten 2) Dari Pasar Tradisional Belajar Antikorupsi 3) Bertemu Pak Kades Menanyakan Anggaran Desa 4) Belajar Kemiskinan Membangun Sikap Kritis 5) Kerja Tangan Melawan Korupsi 6) Belajar Hak dan Kewajiban Warga Negara 7) Belajar Antikorupsi Melawan Apatisme; Bagian Kedua: Perspektif Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi 8) Pedagogi dan Literasi Kritis 9) Pedagogi Kritis dalam Pendidikan Antikorupsi ; Bagian Ketiga: Contoh Modul Pembelajaran Antikorupsi 10) Modul Pembelajaran Antikorupsi | 26 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak Tandon) | 27 |
| 111 | 2 |
# |
$a PENDIDIKAN Antikorupsi | 28 |
| 990 | # |
# |
$a 452/SM-21 | 30 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jun 2022