Detail Katalog

ID: 570
Cover Penerapan Lean Manufacturing pada Proses Produksi Produk Tiang Pancang Bulat (Studi Kasus: PT. Wijaya Karya Beton Tbk Pabrik Produk Beton Sulawesi Selatan) :  Tugas Akhir / Erika Berliany Patintingan

Penerapan Lean Manufacturing pada Proses Produksi Produk Tiang Pancang Bulat (Studi Kasus: PT. Wijaya Karya Beton Tbk Pabrik Produk Beton Sulawesi Selatan) : Tugas Akhir / Erika Berliany Patintingan

Edisi: 2021

Pengarang:
PATINTINGAN, Erika Berliany
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2021
Subjek
Tugas Akhir TIA 2021
Deskripsi Fisik:
xii, 38 halaman : Tabel, gambar ; 20x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2021 TA-TIA 818 PAT p
Control Number:
INLIS000000000000566
BIB ID:
0010-1121000119
Catatan
PT. Wijaya Karya Beton Tbk Pabrik Produk Beton Sulawesi Selatan atau disingkat PT. WIKA Beton merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perindustrian dan perdagangan beton pracetak. Salah satu produk yang favoritedi pesan oleh customer adalah tiang pancang bulat. Di dalam memenuhi kebutuhan konsumennya, PT. WIKA Beton seringkali mengalami keterlambatan dalam penyelesaian produk. Untuk itu, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi waste dan faktor-faktor penyebab terjadinya waste pada proses produksi produk tiang pancang bulat. Metode yang digunakan yaitu lean manufacturing. Total waktu baku proses produksi produk Tiang Pancang Bulat untuk sekali produksi adalah 502,30 menit, sedangkan rata-rata total waktu berdasarkan hasil pengukuran peneliti yaitu 518,72 menit. Terjadi pemborosan waktu selama 16,42 menit. Melalui tools Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping, diketahui bahwa total VA sebesar 88%, NVA sebesar 0% dan NNVA sebesar 12%, serta ditemukan pula ada 5 jenis waste yang terjadi yaitu defect (cacat), waiting (menunggu), unappropriate processing (proses yang tidak tepat), unnecessary motion (gerakan yang tidak perlu) dan transportation(transportasi). Faktor-faktor penyebab terjadinya waste diidentifikasi menggunakan fishbone diagram. Diperoleh penyebabnya dikarenakan oleh faktor dari mesin, manusia, proses, lingkungan hingga material
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T218310076 (R)2021 TA-TIA 818 PAT p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000000566 1
005 _ _ 20220602012800 2
035 # # $a 0010-1121000119 3
245 1 # $a Penerapan Lean Manufacturing pada Proses Produksi Produk Tiang Pancang Bulat (Studi Kasus: PT. Wijaya Karya Beton Tbk Pabrik Produk Beton Sulawesi Selatan) : $b Tugas Akhir /$c Erika Berliany Patintingan 4
100 3 # $a PATINTINGAN, Erika Berliany 5
250 # # $a 2021 6
300 # # $a xii, 38 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2021) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 9
082 # # $a (R)2021 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2021 TA-TIA 818 PAT p 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2021 12
008 _ _ 220602################|##########|#|## 13
520 # # $a PT. Wijaya Karya Beton Tbk Pabrik Produk Beton Sulawesi Selatan atau disingkat PT. WIKA Beton merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perindustrian dan perdagangan beton pracetak. Salah satu produk yang favoritedi pesan oleh customer adalah tiang pancang bulat. Di dalam memenuhi kebutuhan konsumennya, PT. WIKA Beton seringkali mengalami keterlambatan dalam penyelesaian produk. Untuk itu, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi waste dan faktor-faktor penyebab terjadinya waste pada proses produksi produk tiang pancang bulat. Metode yang digunakan yaitu lean manufacturing. Total waktu baku proses produksi produk Tiang Pancang Bulat untuk sekali produksi adalah 502,30 menit, sedangkan rata-rata total waktu berdasarkan hasil pengukuran peneliti yaitu 518,72 menit. Terjadi pemborosan waktu selama 16,42 menit. Melalui tools Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping, diketahui bahwa total VA sebesar 88%, NVA sebesar 0% dan NNVA sebesar 12%, serta ditemukan pula ada 5 jenis waste yang terjadi yaitu defect (cacat), waiting (menunggu), unappropriate processing (proses yang tidak tepat), unnecessary motion (gerakan yang tidak perlu) dan transportation(transportasi). Faktor-faktor penyebab terjadinya waste diidentifikasi menggunakan fishbone diagram. Diperoleh penyebabnya dikarenakan oleh faktor dari mesin, manusia, proses, lingkungan hingga material 14
990 # # $a 76/TA TIA 2021 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name