Detail Katalog
ID: 555
Upaya Meminimalisir Kecacatan Produk Kayu Moulding Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Kab. Maros : Tugas Akhir / Irna Yulinar (18TIA471); Abdul Samad; Della Ginza Ramadhan
Edisi: 2021Pengarang
IRNA Yulinar ; SAMAD, Abdul ; DELLA Ginza Ramadhan
Penerbit
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit
Makassar :
Tahun Terbit
2021
Subjek
Tugas Akhir TIA 2021
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
xi, 59 halaman : Tabel, gambar ; 20,5x29 cm
Nomor Panggil
(R)2021 TA-TIA 818 IRN u
Control Number
INLIS000000000000551
BIB ID
0010-1121000104
Catatan
Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini adalah adanya produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan keinginan konsumen seperti produk yang pecah (terpotong), pengerutan dan blusting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan tingkat kerusakan produk pada proses produksi dan upaya dalam meningkatkan dan menjaga kualitas produk dengan menggunakan metode six sigma melalui siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Hasil perhitungan pada tahap measure didapatkan nilai sigma sebesr 0,8 artinya nilai rata-rata sigma yang dihasilkan masih terbilang rendah dan semakin banyak defect yang terjadi terkhusus pada bagian proses produksinya dan memperoleh kemungkinan rata-rata kerusakan sebesar 743.778 DPMO untuk sejuta produksi. Pada tahap analyze menggunakan FMEA (Failure Mode Effect Analyze) ditemukan penyebab cacat pada produksi diantaranya penerangan ruangan yang tidak sesuai dengan standar, pisau mesin yang tidak berfungsi secara optimal, kurangnya pengetahuan operator dan pengaturan pada mesin jointer tidak tepat. Pada tahap improve dilakukan perbaikan terhadap proses yang memiliki nilai RPN tertinggi dimana pada tahap proses pemotongan memikiki nilai RPN sebesar 360 dan pada tahap penyambungan (jointer) memiliki nilai RPN sebesar 225 dan pada penyortiran bahan baku memiliki nilai RPN sebesar 224, maka diberikan sebuah usulan perbaikan pada masing-masing proses produksi. Pada tahap control diberikan sebuah pengawasan berupa mengadakan berbagai pelatihan untuk karyawan, mengoperasikan mesin sesuai dengan SOP, melakukan pemeriksaan dan perawatan mesin secara berkala serta penempatan bahan baku pada lokasi yang strategis.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T218310033 |
(R)2021 TA-TIA 818 IRN u |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000551 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20240801044639 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1121000104 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Upaya Meminimalisir Kecacatan Produk Kayu Moulding Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Kab. Maros : $b Tugas Akhir /$c Irna Yulinar (18TIA471); Abdul Samad; Della Ginza Ramadhan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a IRNA Yulinar | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2021 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xi, 59 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x29 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TIA 2021) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2021 TA-TIA 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2021 TA-TIA 818 IRN u | 11 |
| 600 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TIA 2021 | 12 |
| 008 | _ |
_ |
240801################|##########|#|## | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini adalah adanya produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan keinginan konsumen seperti produk yang pecah (terpotong), pengerutan dan blusting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan tingkat kerusakan produk pada proses produksi dan upaya dalam meningkatkan dan menjaga kualitas produk dengan menggunakan metode six sigma melalui siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Hasil perhitungan pada tahap measure didapatkan nilai sigma sebesr 0,8 artinya nilai rata-rata sigma yang dihasilkan masih terbilang rendah dan semakin banyak defect yang terjadi terkhusus pada bagian proses produksinya dan memperoleh kemungkinan rata-rata kerusakan sebesar 743.778 DPMO untuk sejuta produksi. Pada tahap analyze menggunakan FMEA (Failure Mode Effect Analyze) ditemukan penyebab cacat pada produksi diantaranya penerangan ruangan yang tidak sesuai dengan standar, pisau mesin yang tidak berfungsi secara optimal, kurangnya pengetahuan operator dan pengaturan pada mesin jointer tidak tepat. Pada tahap improve dilakukan perbaikan terhadap proses yang memiliki nilai RPN tertinggi dimana pada tahap proses pemotongan memikiki nilai RPN sebesar 360 dan pada tahap penyambungan (jointer) memiliki nilai RPN sebesar 225 dan pada penyortiran bahan baku memiliki nilai RPN sebesar 224, maka diberikan sebuah usulan perbaikan pada masing-masing proses produksi. Pada tahap control diberikan sebuah pengawasan berupa mengadakan berbagai pelatihan untuk karyawan, mengoperasikan mesin sesuai dengan SOP, melakukan pemeriksaan dan perawatan mesin secara berkala serta penempatan bahan baku pada lokasi yang strategis. | 14 |
| 700 | 1 |
# |
$a SAMAD, Abdul | 15 |
| 700 | _ |
# |
$a DELLA Ginza Ramadhan | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 33/TA TIA 2021 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Pencarian Terkait
Export