Detail Katalog

ID: 53
Cover Pengukuran Postur Tubuh Pekerja dengan Metode Reba pada proses Cooking Nata De Coco (Study Kasus pada PT. Triteguh Manunggal Sejati di Kabupaten Gowa) :  Tugas Akhir / Hamidah

Pengukuran Postur Tubuh Pekerja dengan Metode Reba pada proses Cooking Nata De Coco (Study Kasus pada PT. Triteguh Manunggal Sejati di Kabupaten Gowa) : Tugas Akhir / Hamidah

Edisi: 2020

Pengarang:
HAMIDAH
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xii, 69 halaman.;lampiran : Tabel, gambar ; 20,5x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 HAM p
Control Number:
INLIS000000000000053
BIB ID:
0010-1220000040
Catatan
PT. Triteguh Manunggalsejati merupakan salah satu perusahaan produsen minuman ringan yang proses produksinya masih didominasi dengan pemindahan bahan secara manual. Proses cooking nata de coco merupakan salah satu stasiun kerja yang dominan dalam menggunakan MMH (Manual Material Handling). Pada proses tersebut terdapat proses pemindahan nata de coco kering (±20Kg) dengan cara diangkat ke bagian pengembangan yang memiliki jarak ±8 meter dan tinggi ±1,7 meter. Selain itu, terdapat proses pemindahan nata de coco basah (nata de coco hasil pengembangan) dengan posisi awal membungkuk, jarak tangki pengembangan ke tangki pemasakan ±6 meter dengan ketinggian ±1,7 meter. Kegiatan manual handling tersebut dilakukan secara berulang-ulang, sehingga berpotensi menimbulkan risiko cedera otot rangka (Musculoskeletal Disorder) pada pekerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat risiko cedera pada otot rangka serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi gangguan Musculoskeletal Disorder pada pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan metode REBA (Rapid Entire Body Assesment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian tubuh yang dikeluhkan sangat sakit oleh operator adalah bagian punggung dan pinggang dengan tingkat risiko Action Level 4, artinya risiko terjadi cedera sangat tinggi dan perlu perbaikan saat ini. Adapun usulan perbaikan untuk aktivitas pemindahan nata de coco kering yaitu dengan mengurangi ketinggian tempat meletakkan ember nata de coco menjadi 0,97 meter dan untuk aktivitas pemindahan nata de coco hasil pengembangan dilakukan dengan menggunakan teknik pengangkatan basic lift.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310001 (R)2020 TA-TIA 818 HAM p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000000053 1
005 _ _ 20220523044449 2
035 # # $a 0010-1220000040 3
245 1 # $a Pengukuran Postur Tubuh Pekerja dengan Metode Reba pada proses Cooking Nata De Coco (Study Kasus pada PT. Triteguh Manunggal Sejati di Kabupaten Gowa) : $b Tugas Akhir /$c Hamidah 4
100 _ # $a HAMIDAH 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xii, 69 halaman.;lampiran : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 HAM p 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 220523################|##########|#|## 13
520 # # $a PT. Triteguh Manunggalsejati merupakan salah satu perusahaan produsen minuman ringan yang proses produksinya masih didominasi dengan pemindahan bahan secara manual. Proses cooking nata de coco merupakan salah satu stasiun kerja yang dominan dalam menggunakan MMH (Manual Material Handling). Pada proses tersebut terdapat proses pemindahan nata de coco kering (±20Kg) dengan cara diangkat ke bagian pengembangan yang memiliki jarak ±8 meter dan tinggi ±1,7 meter. Selain itu, terdapat proses pemindahan nata de coco basah (nata de coco hasil pengembangan) dengan posisi awal membungkuk, jarak tangki pengembangan ke tangki pemasakan ±6 meter dengan ketinggian ±1,7 meter. Kegiatan manual handling tersebut dilakukan secara berulang-ulang, sehingga berpotensi menimbulkan risiko cedera otot rangka (Musculoskeletal Disorder) pada pekerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat risiko cedera pada otot rangka serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi gangguan Musculoskeletal Disorder pada pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan metode REBA (Rapid Entire Body Assesment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian tubuh yang dikeluhkan sangat sakit oleh operator adalah bagian punggung dan pinggang dengan tingkat risiko Action Level 4, artinya risiko terjadi cedera sangat tinggi dan perlu perbaikan saat ini. Adapun usulan perbaikan untuk aktivitas pemindahan nata de coco kering yaitu dengan mengurangi ketinggian tempat meletakkan ember nata de coco menjadi 0,97 meter dan untuk aktivitas pemindahan nata de coco hasil pengembangan dilakukan dengan menggunakan teknik pengangkatan basic lift. 14
990 # # $a 01/TA TIA 2020 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 09 Dec 2020
Export