Detail Katalog

ID: 5294
Cover Evaluasi Kinerja Ammonia Preheater (323-C1, C2) pada Unit Urea Operasi Pabrik 2 PT. Pupuk Kaltim :  Tugas Akhir / Siti Hardiyanti

Evaluasi Kinerja Ammonia Preheater (323-C1, C2) pada Unit Urea Operasi Pabrik 2 PT. Pupuk Kaltim : Tugas Akhir / Siti Hardiyanti

Edisi: 2018

Pengarang:
SITI Hardiyanti
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2018
Subjek
Tugas Akhir TKM 2018
Deskripsi Fisik:
xi, 46 halaman : Tabel; gambar ; 20x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2018 TA-TKM 818 SIT e
Control Number:
INLIS000000000005055
BIB ID:
0010-0322000452
Catatan
SITI HARDIYANTI. 2018. Evaluasi KinerjaAmmonia Preheater (323-C1,C2) unit Urea Pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur. Di bawah bimbingan Hartini sebagai Pembimbing I dan Sri Diana sebagai Pembimbing II. PT Pupuk Kaltim memiliki beberapa pabrik salah satunya adalah operasi pabrik 2. Pada operasi pabrik 2, memiliki 3 unit salah satunya yaitu unit urea. Secara garis besar pembuatan urea terdiri dari beberapa tahapan penting yaitu: persiapan bahan baku, sintesa urea, resirkulasi, evaporasi, prilling dan waste water treatment. Pada tahap persiapan bahan baku, amonia cair dengan tekanan 29 kg/cm2 dan temperatur 30oC dari ammonia plant di pompa menggunakan high pressureammonia pump menuju ammoniapreheater. Ammoniapreheater berfungsi untuk memanaskan amonia hingga mencapai temperatur 75oC untuk memenuhi tekanan ditahap sintesa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung nilai koefisien perpindahan panas alat ammoniapreheater(323-C1,C2) unit Urea Pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai koefisien perpindahan panas overall dirty(Ud) dan Fouling Factor (Rd). Dari hasil perhitungan, dapat diketahui bahwa nilai koefisien perpindahan panas overall dirty pada keadaan aktual sebesar 588.9468 kkal/jam.m2 oC lebih kecil dibanding data setelah TA (Turn Around) sebesar 599.8736 kkal/jam.m2 oC. Berdasarkan nilai koefisien tersebut, alat ini memenuhi standar operasi karena sesuai dengan standar desain alat yaitu 664 kkal/jam.m2 oC. Hal ini dikarenakan nilai faouling factor rata-rata pada keadaan aktual dan setelah TA (Turn Around) hampir mendekati nilai standar fouling factor desain.
Kata Kunci : Perpindahan Panas, Ud, Fouling Factor (Rd), AmmoniaPreheater.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T188340212 (R)2018 TA-TKM 818 SIT e Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000005055 1
005 _ _ 20230218014656 2
035 # # $a 0010-0322000452 3
245 1 # $a Evaluasi Kinerja Ammonia Preheater (323-C1, C2) pada Unit Urea Operasi Pabrik 2 PT. Pupuk Kaltim : $b Tugas Akhir /$c Siti Hardiyanti 4
100 _ # $a SITI Hardiyanti 5
250 # # $a 2018 6
300 # # $a xi, 46 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TKM 2018) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2018 9
082 # # $a (R)2018 TA-TKM 818 10
084 # # $a (R)2018 TA-TKM 818 SIT e 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TKM 2018 12
008 _ _ 230218################|##########|#|## 13
520 # # $a SITI HARDIYANTI. 2018. Evaluasi KinerjaAmmonia Preheater (323-C1,C2) unit Urea Pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur. Di bawah bimbingan Hartini sebagai Pembimbing I dan Sri Diana sebagai Pembimbing II. PT Pupuk Kaltim memiliki beberapa pabrik salah satunya adalah operasi pabrik 2. Pada operasi pabrik 2, memiliki 3 unit salah satunya yaitu unit urea. Secara garis besar pembuatan urea terdiri dari beberapa tahapan penting yaitu: persiapan bahan baku, sintesa urea, resirkulasi, evaporasi, prilling dan waste water treatment. Pada tahap persiapan bahan baku, amonia cair dengan tekanan 29 kg/cm2 dan temperatur 30oC dari ammonia plant di pompa menggunakan high pressureammonia pump menuju ammoniapreheater. Ammoniapreheater berfungsi untuk memanaskan amonia hingga mencapai temperatur 75oC untuk memenuhi tekanan ditahap sintesa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung nilai koefisien perpindahan panas alat ammoniapreheater(323-C1,C2) unit Urea Pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai koefisien perpindahan panas overall dirty(Ud) dan Fouling Factor (Rd). Dari hasil perhitungan, dapat diketahui bahwa nilai koefisien perpindahan panas overall dirty pada keadaan aktual sebesar 588.9468 kkal/jam.m2 oC lebih kecil dibanding data setelah TA (Turn Around) sebesar 599.8736 kkal/jam.m2 oC. Berdasarkan nilai koefisien tersebut, alat ini memenuhi standar operasi karena sesuai dengan standar desain alat yaitu 664 kkal/jam.m2 oC. Hal ini dikarenakan nilai faouling factor rata-rata pada keadaan aktual dan setelah TA (Turn Around) hampir mendekati nilai standar fouling factor desain. Kata Kunci : Perpindahan Panas, Ud, Fouling Factor (Rd), AmmoniaPreheater. 14
990 # # $a 212/TA TKM 2018 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name