Detail Katalog
ID: 5225
Simulasi Pengaruh Suhu Regenerator Terhadap TEG Mole Fraction dalam Proses Regenerasi TEG dengan Aspen Hysys di PT Pertamina Hulu Sanga Sanga : Tugas Akhir / Putu Rama Santiana (17TKM194)
Edisi: 2020
Pengarang:
SANTIANA, Putu Rama
SANTIANA, Putu Rama
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
2020
Subjek
Tugas Akhir TKM 2020
Deskripsi Fisik:
xii, 31 halaman : Tabel, gambar, grafik ; 20x29 cm
xii, 31 halaman : Tabel, gambar, grafik ; 20x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TKM 818 SAN s
(R)2020 TA-TKM 818 SAN s
Control Number:
INLIS000000000004992
INLIS000000000004992
BIB ID:
0010-0322000389
0010-0322000389
Catatan
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga merupakan salah satu perusahaan pengolahan migas. Pada industri migas, salah satu proses yang paling sering dilakukan adalah pemisahan. Salah satu zat yang dipisahkan dari gas alam adalah air. Salah satu cara untuk menghilangkan kandungan air adalah dengan menggunakan absorbent TEG pada proses dehydration. TEG yang sudah digunakan perlu dipisahkan kandungan air agar bisa digunakan kembali. Pemisahan kandungan air pada TEG disebut proses regenerasi TEG. Pada proses regenerasi sering mengalami masalah akibatnya konsentrasi yang diperoleh menjadi kecil. Masalah tersebut terjadi akibat kandungan air yang tidak terpisah sempurna karena suhu yang tidak sesuai. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan simulasi variasi suhu pada regenerator untuk memperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG yang maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan cara mensimulasikan data aktual pada model regeneration unit pada Aspen Hysys dan kemudian memvariasikan suhu reboiler pada alat regenerator yaitu pada suhu 392°F, 393.8°F, 395.6°F, 397.4°F, dan 400°F. Kemudian hasilnya dianalisis untuk melihat suhu yang optimal dalam menghasilkan konsentrasi TEG yang maksimal. Penelitian ini dilakukan dari 2 maret 2020 sampai 30 maret 2020 di PT Pertamina Hulu Sanga Sanga. Hasil simulasi menunjukan bahwa semakin tinggi suhu regenerator maka konsentrasi TEG atau TEG mole fraction yang dihasilkan pun semakin tinggi. Pada suhu 400°F diperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG sebesar 0.92569 atau 92.569%. Semakin rendah suhu regenerator maka konsentrasi TEG atau TEG mole fraction yang dihasilkan pun semakin rendah. Pada suhu 392°F diperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG sebesar 0.92467 atau 92.467%. Konsentrasi TEG yang dihasilkan dari simulasi lebih besar dari kondisi aktual karena simulasi proses berjalan secara ideal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T208340112 |
(R)2020 TA-TKM 818 SAN s |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000004992 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20231025011044 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0322000389 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Simulasi Pengaruh Suhu Regenerator Terhadap TEG Mole Fraction dalam Proses Regenerasi TEG dengan Aspen Hysys di PT Pertamina Hulu Sanga Sanga : $b Tugas Akhir /$c Putu Rama Santiana (17TKM194) | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a SANTIANA, Putu Rama | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2020 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xii, 31 halaman : $b Tabel, gambar, grafik ; $c 20x29 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TKM 2020) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2020 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TKM 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TKM 818 SAN s | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TKM 2020 | 12 |
| 008 | _ |
_ |
231025################|##########|#|## | 13 |
| 520 | # |
# |
$a PT Pertamina Hulu Sanga Sanga merupakan salah satu perusahaan pengolahan migas. Pada industri migas, salah satu proses yang paling sering dilakukan adalah pemisahan. Salah satu zat yang dipisahkan dari gas alam adalah air. Salah satu cara untuk menghilangkan kandungan air adalah dengan menggunakan absorbent TEG pada proses dehydration. TEG yang sudah digunakan perlu dipisahkan kandungan air agar bisa digunakan kembali. Pemisahan kandungan air pada TEG disebut proses regenerasi TEG. Pada proses regenerasi sering mengalami masalah akibatnya konsentrasi yang diperoleh menjadi kecil. Masalah tersebut terjadi akibat kandungan air yang tidak terpisah sempurna karena suhu yang tidak sesuai. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan simulasi variasi suhu pada regenerator untuk memperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG yang maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan cara mensimulasikan data aktual pada model regeneration unit pada Aspen Hysys dan kemudian memvariasikan suhu reboiler pada alat regenerator yaitu pada suhu 392°F, 393.8°F, 395.6°F, 397.4°F, dan 400°F. Kemudian hasilnya dianalisis untuk melihat suhu yang optimal dalam menghasilkan konsentrasi TEG yang maksimal. Penelitian ini dilakukan dari 2 maret 2020 sampai 30 maret 2020 di PT Pertamina Hulu Sanga Sanga. Hasil simulasi menunjukan bahwa semakin tinggi suhu regenerator maka konsentrasi TEG atau TEG mole fraction yang dihasilkan pun semakin tinggi. Pada suhu 400°F diperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG sebesar 0.92569 atau 92.569%. Semakin rendah suhu regenerator maka konsentrasi TEG atau TEG mole fraction yang dihasilkan pun semakin rendah. Pada suhu 392°F diperoleh TEG mole fraction atau konsentrasi TEG sebesar 0.92467 atau 92.467%. Konsentrasi TEG yang dihasilkan dari simulasi lebih besar dari kondisi aktual karena simulasi proses berjalan secara ideal. | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 112/TA TKM 2020 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 15 Mar 2022