Detail Katalog
ID: 5212
Rancang Bangun Mesin Pengurai Sabut Kelapa dengan Variasi Kecepatan Putaran Terhadap Kapasitas Produksi : Tugas Akhir / Asrianto (16TMIA129); Tenri Fadillah (16TMIA170); Zuingli Santo Bandaso; Ratuhaji Ismail
Edisi: 2019
Pengarang:
ASRIANTO ; TENRI Fadillah ; BANDASO, Zuingli Santo ; ISMAIL, Ratuhaji
ASRIANTO ; TENRI Fadillah ; BANDASO, Zuingli Santo ; ISMAIL, Ratuhaji
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Manufaktur Industri Agro,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Manufaktur Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2019
2019
Subjek
Tugas Akhir TMIA 2019
Deskripsi Fisik:
xii, 64 halaman : Tabel, Gambar ; 20,5x28,4 cm bibliografi;lampiran
xii, 64 halaman : Tabel, Gambar ; 20,5x28,4 cm bibliografi;lampiran
Nomor Panggil:
(R)2019 TA-TMIA 818 ASR r
(R)2019 TA-TMIA 818 ASR r
Control Number:
INLIS000000000004980
INLIS000000000004980
BIB ID:
0010-0322000377
0010-0322000377
Catatan
Sabut kelapa merupakan salah satu komponen buah kelapa yang bisa diolah dan diurai, namun juga akan menjadi limbah jika tidak dimanfaatkan. Sabut kelapa banyak ditemui didaerah Palanro, kabupaten Barru, dimana masyarakat hanya memanfaatkan sabut kelapa sebagai pengganti arang dalam proses pembakaran ikan. Namun potensi sabut kelapa yang bisa dijadikan sebagai bahan sapu, kesek, tali dan lain sebagaianya belum tersentuh oleh masyarakat. Penulis merancang mesin pengurai untuk menghasilkan serat dan serbuk. Penguraian secara manual membutuhkan 2–3 hari proses perendaman sebelum diuraikan yang dinilai kurang efektif. Oleh sebab itu dirancang mesin pengurai sabut kelapa dengan variasi kecepatan putaran terhadap kapasitas produksi. Tujuan penelitian ini merancang bangun mesin pengurai sabut kelapa dengan variasi kecepatan putaran dan mengetahui pengaruh variasi kecepatan putaran terhadap kapasitas produksi. Metode penelitian ini yaitu obseravasi dan studi literatur. Mesin pengurai sabut kelapa dengan dimensi rangka (1210 x 530 x 750) mm. Mata pisau pengurai berbentuk silinder 45 buah serta 3 buah berbentuk persegi panjang. Daya rencana setara dengan 3,7 HP, putaran mesin pengurai 700 dan 900 rpm. Masing–masing kecepatan putaran beroperasi selama 30 dan 60 detik dengan bahan baku 500 gram. Tegangan yang terjadi 1,21 kg/mm2 < tegangan yang diizinkan 4,74 kg/mm². Dalam penelitian ini kecepatan putaran berpengaruh terhadap kapasitas produksi. Hasil optimal terdapat pada putaran 700 rpm dengan waktu 60 detik mendapatkan 300 gram hasil penguraian.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T198320006 |
(R)2019 TA-TMIA 818 ASR r |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000004980 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250120010109 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0322000377 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Rancang Bangun Mesin Pengurai Sabut Kelapa dengan Variasi Kecepatan Putaran Terhadap Kapasitas Produksi : $b Tugas Akhir /$c Asrianto (16TMIA129); Tenri Fadillah (16TMIA170); Zuingli Santo Bandaso; Ratuhaji Ismail | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a ASRIANTO | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2019 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xii, 64 halaman : $b Tabel, Gambar ; $c 20,5x28,4 cm$e bibliografi;lampiran | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Ruang Referensi - Rak TA TMIA 2019) | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a TENRI Fadillah | 9 |
| 700 | 3 |
# |
$a BANDASO, Zuingli Santo | 10 |
| 700 | 3 |
# |
$a ISMAIL, Ratuhaji | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Manufaktur Industri Agro,$c 2019 | 12 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2019 TA-TMIA 818 | 13 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2019 TA-TMIA 818 ASR r | 14 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TMIA 2019 | 15 |
| 008 | _ |
_ |
250120################|##########|#|## | 16 |
| 520 | # |
# |
$a Sabut kelapa merupakan salah satu komponen buah kelapa yang bisa diolah dan diurai, namun juga akan menjadi limbah jika tidak dimanfaatkan. Sabut kelapa banyak ditemui didaerah Palanro, kabupaten Barru, dimana masyarakat hanya memanfaatkan sabut kelapa sebagai pengganti arang dalam proses pembakaran ikan. Namun potensi sabut kelapa yang bisa dijadikan sebagai bahan sapu, kesek, tali dan lain sebagaianya belum tersentuh oleh masyarakat. Penulis merancang mesin pengurai untuk menghasilkan serat dan serbuk. Penguraian secara manual membutuhkan 2–3 hari proses perendaman sebelum diuraikan yang dinilai kurang efektif. Oleh sebab itu dirancang mesin pengurai sabut kelapa dengan variasi kecepatan putaran terhadap kapasitas produksi. Tujuan penelitian ini merancang bangun mesin pengurai sabut kelapa dengan variasi kecepatan putaran dan mengetahui pengaruh variasi kecepatan putaran terhadap kapasitas produksi. Metode penelitian ini yaitu obseravasi dan studi literatur. Mesin pengurai sabut kelapa dengan dimensi rangka (1210 x 530 x 750) mm. Mata pisau pengurai berbentuk silinder 45 buah serta 3 buah berbentuk persegi panjang. Daya rencana setara dengan 3,7 HP, putaran mesin pengurai 700 dan 900 rpm. Masing–masing kecepatan putaran beroperasi selama 30 dan 60 detik dengan bahan baku 500 gram. Tegangan yang terjadi 1,21 kg/mm2 < tegangan yang diizinkan 4,74 kg/mm². Dalam penelitian ini kecepatan putaran berpengaruh terhadap kapasitas produksi. Hasil optimal terdapat pada putaran 700 rpm dengan waktu 60 detik mendapatkan 300 gram hasil penguraian. | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 06/TA TMIA 2019 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 15 Mar 2022