Detail Katalog
ID: 140
Pengujian Titik Leleh Abu Batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) menggunakan metode AFT (Ash Fusion Temperature)PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur : Tugas Akhir / Abd. Malik (17TKM265)
Edisi: 2020
Pengarang:
MALIK, Abdul
MALIK, Abdul
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,
Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
2020
Subjek
Tugas Akhir TKM 2020
Deskripsi Fisik:
xiii, 31 halaman : tabel; gambar ; 20,5 x 29 cm lampiran
xiii, 31 halaman : tabel; gambar ; 20,5 x 29 cm lampiran
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TKM 818 MAL p
(R)2020 TA-TKM 818 MAL p
Control Number:
INLIS000000000000138
INLIS000000000000138
BIB ID:
0010-0321000028
0010-0321000028
Catatan
ABD. MALIK. 2020. Pengujian Titik Leleh Abu Batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) Menggunakan Metode AFT (Ash Fusion Temperature) PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur. di bawah bimbingan HARTINI sebagai pembimbing I dan ANDI ARNINDA sebagai pembimbing II. Batubara merupakan salah satu bahan fosil yang berasal dari bahan yang dapat terbakar dan terbentuk dari endapan organik. Batubara bersifat heterogen, apabila dibakar senyawa organik yang ada akan diubah menjadi bentuk senyawa oksida yang berukuran butir halus berbentuk abu. Abu merupakan kumpulan dari bahan pembentuk batubara yang tidak terbakar (Non Combustible Materials) yang dioksidasi oleh oksigen. Pada proses pembakarannya menghasilkan kandungan-kandungan batubara yang teroksidasi seperti: SiO2, Al2O3, TiO2, MnO4, CaO, Fe2O3, MgO, K2O, Na2O3, P2O5, SO3, dan oksida unsur lainnya. AFT (Ash Fusion Temperature) yang merupakan salah satu analisis yang digunakan untuk mengetahui titik leleh pada abu (Ash) batubara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui titik leleh abu batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) menggunakan metode AFT (Ash Fusion Temperature). Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di Laboratorium PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur pada tanggal 28 April 2020 sampai dengan 06 Mei 2020. Hasil yang didapatkan pada penelitian di laboratorium PT. Geoservices Site Sangatta yaitu untuk batubara Prima memiliki titik leleh pada abu yaitu sebesar 1340°C, sedangkan pada batubara Melawan memiliki titik leleh pada abu yaitu sebesar 1400°C. Perbedaan titik leleh dipengaruhi oleh kadar Fe2O3, Na2O3, dan K2O. Semakin tinggi kadar Fe, Na, dan K maka semakin tinggi suhu yang dibutuhkan untuk melelehkan abu, begitupun sebaliknya.
Kata Kunci: Batubara, Ash, AFT (Ash Fusion Temperature), Titik Leleh.
Kata Kunci: Batubara, Ash, AFT (Ash Fusion Temperature), Titik Leleh.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T208340096 |
(R)2020 TA-TKM 818 MAL p |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000138 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20231028105346 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0321000028 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pengujian Titik Leleh Abu Batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) menggunakan metode AFT (Ash Fusion Temperature)PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur : $b Tugas Akhir /$c Abd. Malik (17TKM265) | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a MALIK, Abdul | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2020 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xiii, 31 halaman : $b tabel; gambar ; $c 20,5 x 29 cm$e lampiran | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TKM 2020) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,$c 2020 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TKM 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TKM 818 MAL p | 11 |
| 520 | # |
# |
$a ABD. MALIK. 2020. Pengujian Titik Leleh Abu Batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) Menggunakan Metode AFT (Ash Fusion Temperature) PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur. di bawah bimbingan HARTINI sebagai pembimbing I dan ANDI ARNINDA sebagai pembimbing II. Batubara merupakan salah satu bahan fosil yang berasal dari bahan yang dapat terbakar dan terbentuk dari endapan organik. Batubara bersifat heterogen, apabila dibakar senyawa organik yang ada akan diubah menjadi bentuk senyawa oksida yang berukuran butir halus berbentuk abu. Abu merupakan kumpulan dari bahan pembentuk batubara yang tidak terbakar (Non Combustible Materials) yang dioksidasi oleh oksigen. Pada proses pembakarannya menghasilkan kandungan-kandungan batubara yang teroksidasi seperti: SiO2, Al2O3, TiO2, MnO4, CaO, Fe2O3, MgO, K2O, Na2O3, P2O5, SO3, dan oksida unsur lainnya. AFT (Ash Fusion Temperature) yang merupakan salah satu analisis yang digunakan untuk mengetahui titik leleh pada abu (Ash) batubara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui titik leleh abu batubara Melawan (Bitumina) dan Prima (Antrasit) menggunakan metode AFT (Ash Fusion Temperature). Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di Laboratorium PT. Geoservices Sangatta, Kalimantan Timur pada tanggal 28 April 2020 sampai dengan 06 Mei 2020. Hasil yang didapatkan pada penelitian di laboratorium PT. Geoservices Site Sangatta yaitu untuk batubara Prima memiliki titik leleh pada abu yaitu sebesar 1340°C, sedangkan pada batubara Melawan memiliki titik leleh pada abu yaitu sebesar 1400°C. Perbedaan titik leleh dipengaruhi oleh kadar Fe2O3, Na2O3, dan K2O. Semakin tinggi kadar Fe, Na, dan K maka semakin tinggi suhu yang dibutuhkan untuk melelehkan abu, begitupun sebaliknya. Kata Kunci: Batubara, Ash, AFT (Ash Fusion Temperature), Titik Leleh. | 12 |
| 008 | _ |
_ |
231028################|##########|#|## | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TKM 2020 | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 96/TA TKM 2020 | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 08 Mar 2021