Detail Katalog

ID: 13541
Cover Pengaruh Suhu dan Waktu pada Proses Leaching terhadap Nilai Recovery Nikel Menggunakan H2SO4 dengan Metode Microwave Assisted Leaching :  Tugas Akhir / Wiwi Harianti (21TKM574); Sri Diana; Flaviana Yohanala

Pengaruh Suhu dan Waktu pada Proses Leaching terhadap Nilai Recovery Nikel Menggunakan H2SO4 dengan Metode Microwave Assisted Leaching : Tugas Akhir / Wiwi Harianti (21TKM574); Sri Diana; Flaviana Yohanala

Edisi: 2024

Pengarang:
WIWI Harianti ; SRI Diana ; FLAVIANA Yohanala
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Tugas Akhir TKM 2024
Deskripsi Fisik:
xi, 25 halaman : gambar; tabel ; 20x29 cm bibliografi; lampiran
Nomor Panggil:
(R)2024 TA-TKM 818 WIW p
Control Number:
INLIS000000000013149
BIB ID:
0010-1124000019
Catatan
Nikel laterit sebagai salah satu sumber daya mineral strategis, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Pengolahan bijih nikel laterit seringkali menghadapi tantangan dalam hal efisiensi ekstraksi dan dampak lingkungan. Metode leaching konvensional memiliki beberapa keterbatasan. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi metode leaching alternatif, yaitu metode Microwave Assisted Leaching (MAL) untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi nikel dari bijih laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi nikel dari bijih laterit melalui metode leaching menggunakan asam sulfat (H?SO?) dengan pemanasan microwave. Bijih laterit dipilih karena potensi sumber daya nikel yang besar di Indonesia. Metode microwave dipilih karena memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi proses leaching dibandingkan dengan metode konvensional. Variabel yang diteliti adalah suhu dan waktu leaching. Diharapkan dengan mengoptimalkan kedua variabel tersebut, persentase recovery nikel dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar dilaksanakan sejak 19 Juni - 04 Juli 2024 dengan menggunakan metode penelitian eksperimen menggunakan variasi suhu 70?, 80? dan 90? dan variasi waktu 30, 60 dan 90 menit.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T248340062 (R)2024 TA-TKM 818 WIW p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 18 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000013149 1
005 _ _ 20241102020337 2
035 # # $a 0010-1124000019 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 241102################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2024 TA-TKM 818 6
084 # # $a (R)2024 TA-TKM 818 WIW p 7
100 _ # $a WIWI Harianti 8
245 1 # $a Pengaruh Suhu dan Waktu pada Proses Leaching terhadap Nilai Recovery Nikel Menggunakan H2SO4 dengan Metode Microwave Assisted Leaching : $b Tugas Akhir /$c Wiwi Harianti (21TKM574); Sri Diana; Flaviana Yohanala 9
250 # # $a 2024 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,$c 2024 11
300 # # $a xi, 25 halaman : $b gambar; tabel ; $c 20x29 cm$e bibliografi; lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TKM 2024 13
700 _ # $a SRI Diana 14
700 _ # $a FLAVIANA Yohanala 15
520 # # $a Nikel laterit sebagai salah satu sumber daya mineral strategis, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Pengolahan bijih nikel laterit seringkali menghadapi tantangan dalam hal efisiensi ekstraksi dan dampak lingkungan. Metode leaching konvensional memiliki beberapa keterbatasan. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi metode leaching alternatif, yaitu metode Microwave Assisted Leaching (MAL) untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi nikel dari bijih laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi nikel dari bijih laterit melalui metode leaching menggunakan asam sulfat (H?SO?) dengan pemanasan microwave. Bijih laterit dipilih karena potensi sumber daya nikel yang besar di Indonesia. Metode microwave dipilih karena memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi proses leaching dibandingkan dengan metode konvensional. Variabel yang diteliti adalah suhu dan waktu leaching. Diharapkan dengan mengoptimalkan kedua variabel tersebut, persentase recovery nikel dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar dilaksanakan sejak 19 Juni - 04 Juli 2024 dengan menggunakan metode penelitian eksperimen menggunakan variasi suhu 70?, 80? dan 90? dan variasi waktu 30, 60 dan 90 menit. 16
856 # # $a OPAC (Ruang Referensi - Rak TA TKM 2024) 17
990 # # $a 62/TA TKM 2024 18
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name