Detail Katalog
ID: 13531
Pengaruh Jumlah Penambahan Ragi Roti Terhadap Kadar dan Densitas Bioetanol dari Ubi Jalar Putih : Tugas Akhir / Mutiara Nur Rasyidah (21TKM553); Andi Arninda; Frabowo Prasetia
Edisi: 2024
Pengarang:
MUTIARA Nur Rasyidah ; ARNINDA, Andi ; FRABOWO Prasetia
MUTIARA Nur Rasyidah ; ARNINDA, Andi ; FRABOWO Prasetia
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,
Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Tugas Akhir TKM 2024
Deskripsi Fisik:
xiii, 39 halaman : gambar; tabel; grafik ; 20x29 cm bibliografi; lampiran
xiii, 39 halaman : gambar; tabel; grafik ; 20x29 cm bibliografi; lampiran
Nomor Panggil:
(R)2024 TA-TKM 818 MUT p
(R)2024 TA-TKM 818 MUT p
Control Number:
INLIS000000000013139
INLIS000000000013139
BIB ID:
0010-1124000009
0010-1124000009
Catatan
Bioetanol merupakan etanol yang diproduksi dari tumbuh-tumbuhan menggunakan mikroorganisme melalui proses fermentasi. Mikroorganisme yang paling banyak digunakan dalam proses fermentasi alkohol adalah ragi roti (Saccharomyces cerevisiae). Pengujian kadar etanol dilakukan untuk mengukur kadar etanol dan membantu mengetahui efisiensi konversi gula menjadi etanol oleh ragi. Penambahan komposisi rasio ragi roti dalam produksi bioetanol terletak pada proses fermentasi untuk mengubah gula menjadi etanol. Penggunaan bahan dari ubi jalar putih untuk pembuatan bioetanol karena produksi ubi jalar putih di Indonesia cukup besar, pada tahun 2023 produksi ubi jalar putih mencapai 1,43 juta ton dari total produksi ubi jalar, 89% dimanfaatkan untuk konsumsi, 1% dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan 10% tidak termanfaatkan secara optimal. Dengan demikian berdasarkan jumlah produksi pada tahun 2023, terdapat sekitar 143.000 ton ubi jalar putih yang tidak termanfaatkan secara optimal. Selain karena ketersediannya ubi jalar juga mengandung pati yang cukup tinggi yaitu sebesar 27,9% dimana kandungan pati yang tinggi dapat difermentasi menjadi etanol dengan efisiensi yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksprimental laboratorium dengan menggunakan rasio penambahan ragi roti sebesar 5%, 7% dan 9% (b/v). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar pada tanggal 16 Mei 2024 – 05 Juli 2024.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T248340071 |
(R)2024 TA-TKM 818 MUT p |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000013139 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241101061533 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1124000009 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
241101################|##########|#|## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2024 TA-TKM 818 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2024 TA-TKM 818 MUT p | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a MUTIARA Nur Rasyidah | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pengaruh Jumlah Penambahan Ragi Roti Terhadap Kadar dan Densitas Bioetanol dari Ubi Jalar Putih : $b Tugas Akhir /$c Mutiara Nur Rasyidah (21TKM553); Andi Arninda; Frabowo Prasetia | 9 |
| 250 | # |
# |
$a 2024 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,$c 2024 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xiii, 39 halaman : $b gambar; tabel; grafik ; $c 20x29 cm$e bibliografi; lampiran | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TKM 2024 | 13 |
| 700 | 1 |
# |
$a ARNINDA, Andi | 14 |
| 700 | _ |
# |
$a FRABOWO Prasetia | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Bioetanol merupakan etanol yang diproduksi dari tumbuh-tumbuhan menggunakan mikroorganisme melalui proses fermentasi. Mikroorganisme yang paling banyak digunakan dalam proses fermentasi alkohol adalah ragi roti (Saccharomyces cerevisiae). Pengujian kadar etanol dilakukan untuk mengukur kadar etanol dan membantu mengetahui efisiensi konversi gula menjadi etanol oleh ragi. Penambahan komposisi rasio ragi roti dalam produksi bioetanol terletak pada proses fermentasi untuk mengubah gula menjadi etanol. Penggunaan bahan dari ubi jalar putih untuk pembuatan bioetanol karena produksi ubi jalar putih di Indonesia cukup besar, pada tahun 2023 produksi ubi jalar putih mencapai 1,43 juta ton dari total produksi ubi jalar, 89% dimanfaatkan untuk konsumsi, 1% dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan 10% tidak termanfaatkan secara optimal. Dengan demikian berdasarkan jumlah produksi pada tahun 2023, terdapat sekitar 143.000 ton ubi jalar putih yang tidak termanfaatkan secara optimal. Selain karena ketersediannya ubi jalar juga mengandung pati yang cukup tinggi yaitu sebesar 27,9% dimana kandungan pati yang tinggi dapat difermentasi menjadi etanol dengan efisiensi yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksprimental laboratorium dengan menggunakan rasio penambahan ragi roti sebesar 5%, 7% dan 9% (b/v). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar pada tanggal 16 Mei 2024 – 05 Juli 2024. | 16 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Ruang Referensi - Rak TA TKM 2024) | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 71/TA TKM 2024 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 01 Nov 2024