Detail Katalog
ID: 12858
Pencemaran Air Dan Pemanfaatan Limbah Industri / U. N. Mahida
Edisi: Edisi 1, Cetakan 3
Pengarang:
MAHIDA, U. N. ; Otto Soemarwoto
MAHIDA, U. N. ; Otto Soemarwoto
Penerbit:
Rajawali,
Rajawali,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
1981
1981
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik:
xxvi., 543 Halaman : gambar; tabel ; 14 x 20,5 Cm Biblografi; Biografi
xxvi., 543 Halaman : gambar; tabel ; 14 x 20,5 Cm Biblografi; Biografi
Nomor Panggil:
628.5 MAH p.1
628.5 MAH p.1
Control Number:
INLIS000000000012472
INLIS000000000012472
BIB ID:
0010-0724000624
0010-0724000624
Catatan
Di sini, di tanah tercinta ini, air bersih belumlah lagi sebuah krisis. Pertama, lantaran tekanan terhadap sumber mata air atau air tanah belum begitu sempurna seperti penggundulan hutan yang tambah gawat, atau penggunaan irigasi yang kian semena-mena.
Kedua, karena pertumbuhan industri yang belum mencapai titik optimumnya, sehingga limbah industri belum sempat membuat aliran-lokal, kanal-kanal kota menjadi sop kental penuh bau. Juga, karena, penularan pola konsumsi kota ke desa belumlah begitu intens sehingga sampah-sampah rumah tangga atau perdagangan menggunung seperti di kota.
Tetapi dengan pertumbuhan penduduk yang lebih dari 2,3% per tahun dan laju pembangunan nasional 6%, akankah situasi "belum krisis" ini dapat dipertahankan untuk tahun-tahun mendatang?
Ini adalah sebuah pertanyaan besar sekaligus masalah besar. Apakah yang harus kita lakukan, tatkala air bersih sudah menjadi langka; apabila lahan nonproduktif sudah kian melebar, manakal limbah industri dan kota semakin tak tertanggulangi secara alami.
Buku ini mengulas kecemasan itu menjadi harapan masa depan yang cerah. Ia mencanangkan pemanfaatan air tercemar tersebut untuk irigasi pertanian dan menjanjikan pertanian yang lebih subur ketimbang irigasi air bersih, penghematan pupuk buatan yang harus dibeli mahal, dan di atas segalanya menghemat cadangan air bersih dan perbaikan lahan yang tidak produktif.
Kedua, karena pertumbuhan industri yang belum mencapai titik optimumnya, sehingga limbah industri belum sempat membuat aliran-lokal, kanal-kanal kota menjadi sop kental penuh bau. Juga, karena, penularan pola konsumsi kota ke desa belumlah begitu intens sehingga sampah-sampah rumah tangga atau perdagangan menggunung seperti di kota.
Tetapi dengan pertumbuhan penduduk yang lebih dari 2,3% per tahun dan laju pembangunan nasional 6%, akankah situasi "belum krisis" ini dapat dipertahankan untuk tahun-tahun mendatang?
Ini adalah sebuah pertanyaan besar sekaligus masalah besar. Apakah yang harus kita lakukan, tatkala air bersih sudah menjadi langka; apabila lahan nonproduktif sudah kian melebar, manakal limbah industri dan kota semakin tak tertanggulangi secara alami.
Buku ini mengulas kecemasan itu menjadi harapan masa depan yang cerah. Ia mencanangkan pemanfaatan air tercemar tersebut untuk irigasi pertanian dan menjanjikan pertanian yang lebih subur ketimbang irigasi air bersih, penghematan pupuk buatan yang harus dibeli mahal, dan di atas segalanya menghemat cadangan air bersih dan perbaikan lahan yang tidak produktif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B022124501 |
628.5 MAH p.1 |
Dapat dipinjam | Ruang Sirkulasi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000012472 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241115122022 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0724000624 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
241115################g##########0#ind## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 628.5 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 628.5 MAH p.1 | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a MAHIDA, U. N. | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pencemaran Air Dan Pemanfaatan Limbah Industri /$c U. N. Mahida | 9 |
| 250 | # |
# |
$a Edisi 1, Cetakan 3 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Rajawali,$c 1981 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xxvi., 543 Halaman : $b gambar; tabel ; $c 14 x 20,5 Cm$e Biblografi; Biografi | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Teknik Lingkungan | 13 |
| 700 | _ |
# |
$a Otto Soemarwoto | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Di sini, di tanah tercinta ini, air bersih belumlah lagi sebuah krisis. Pertama, lantaran tekanan terhadap sumber mata air atau air tanah belum begitu sempurna seperti penggundulan hutan yang tambah gawat, atau penggunaan irigasi yang kian semena-mena. Kedua, karena pertumbuhan industri yang belum mencapai titik optimumnya, sehingga limbah industri belum sempat membuat aliran-lokal, kanal-kanal kota menjadi sop kental penuh bau. Juga, karena, penularan pola konsumsi kota ke desa belumlah begitu intens sehingga sampah-sampah rumah tangga atau perdagangan menggunung seperti di kota. Tetapi dengan pertumbuhan penduduk yang lebih dari 2,3% per tahun dan laju pembangunan nasional 6%, akankah situasi "belum krisis" ini dapat dipertahankan untuk tahun-tahun mendatang? Ini adalah sebuah pertanyaan besar sekaligus masalah besar. Apakah yang harus kita lakukan, tatkala air bersih sudah menjadi langka; apabila lahan nonproduktif sudah kian melebar, manakal limbah industri dan kota semakin tak tertanggulangi secara alami. Buku ini mengulas kecemasan itu menjadi harapan masa depan yang cerah. Ia mencanangkan pemanfaatan air tercemar tersebut untuk irigasi pertanian dan menjanjikan pertanian yang lebih subur ketimbang irigasi air bersih, penghematan pupuk buatan yang harus dibeli mahal, dan di atas segalanya menghemat cadangan air bersih dan perbaikan lahan yang tidak produktif. | 15 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak 9.2) | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 1245/SM-02 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 31 Jul 2024