Detail Katalog

ID: 1136
Cover Evaluasi Penerapan Sistem Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada Produk Crude Palm Oil  (CPO) PT. Tanjung Sarana Lestari Sulawesi Barat :  Tugas Akhir / Nabila Mustafa

Evaluasi Penerapan Sistem Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada Produk Crude Palm Oil (CPO) PT. Tanjung Sarana Lestari Sulawesi Barat : Tugas Akhir / Nabila Mustafa

Edisi: 2020

Pengarang:
MUSTAFA, Nabila
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 37 halaman : Tabel; gambar ; 20,3x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 MUS e
Control Number:
INLIS000000000001107
BIB ID:
0010-1221000330
Catatan
Nabila Mustafa, 2020. Evaluasi Penerapan Sistem Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada Produk Crude Palm Oil (CPO) PT.Tanjung Sarana Lestari . Dibawah bimbingan Mulyadi Ilyas sebagai Pembimbing I dan Nur Khaerani Busri sebagai Pembimbing II. PT. TANJUNG SARANA LESTARI merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan minyak. Dalam proses produksinya diawali dengan proses penerimaan bahan baku hingga proses storage. Di departemen proses menerapkan sistem Safety Food dengan melakukan pemeriksaan produk CPO setiap 1 jam baik dari segi kualitas dan kuantitas CPO, hal tersebut dilakukan untuk mengontrol keamanan pangan dan jaminan mutu produk akhir. Tenaga kerja harian memberlakukan sistem Safety, dengan menggunakan pakaian khusus dan perlengkapan lain seperti masker, helm proyek dan sepatu safety namun hal tersebut tidak menjamin produk akhir yang dihasilkan bebas dari kontaminasi baik secara fisik, biologi, dan kimia. Dari permasalahan tersebut penulis akan mengidentifikasi penerapan sistem HACCP produk CPO di PT.Tanjung Sarana Lestari yang terkontaminasi. Metode yang digunakan yaitu mengidentifikasi 5 tahap awal dan 7 prinsip-prinsip HACCP. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat 2 tahap yang merupakan CCP, yaitu pada tahap penyaringan dengan (strainer) dan saringan akhir dengan (Polishing (secondary filter)). Untuk meminimalisir kontaminasi pada CPO maka tindakan yang dilakukan pada tahap Penyaringan (strainer) dengan membersihkan pipa straine, serta melakukan Pemeriksaan kondisi Mesin sifter secara rutin agar terhindar dari kontaminasi fisik. dan pada tahap Polishing (Secondary Filter) mengharuskan pekerja untuk mengganti secondary filter dengan tepat waktu diganti dengan yang baru agar terhindar dari kontaminasi kimia.
Kata kunci : HACCP, Jaminan Mutu, Keamanan Pangan, Kontaminasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310153 (R)2020 TA-TIA 818 MUS e Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001107 1
005 _ _ 20230215035250 2
035 # # $a 0010-1221000330 3
245 1 # $a Evaluasi Penerapan Sistem Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada Produk Crude Palm Oil (CPO) PT. Tanjung Sarana Lestari Sulawesi Barat : $b Tugas Akhir /$c Nabila Mustafa 4
100 1 # $a MUSTAFA, Nabila 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xi, 37 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,3x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 MUS e 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 230215################|##########|#|## 13
520 # # $a Nabila Mustafa, 2020. Evaluasi Penerapan Sistem Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada Produk Crude Palm Oil (CPO) PT.Tanjung Sarana Lestari . Dibawah bimbingan Mulyadi Ilyas sebagai Pembimbing I dan Nur Khaerani Busri sebagai Pembimbing II. PT. TANJUNG SARANA LESTARI merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan minyak. Dalam proses produksinya diawali dengan proses penerimaan bahan baku hingga proses storage. Di departemen proses menerapkan sistem Safety Food dengan melakukan pemeriksaan produk CPO setiap 1 jam baik dari segi kualitas dan kuantitas CPO, hal tersebut dilakukan untuk mengontrol keamanan pangan dan jaminan mutu produk akhir. Tenaga kerja harian memberlakukan sistem Safety, dengan menggunakan pakaian khusus dan perlengkapan lain seperti masker, helm proyek dan sepatu safety namun hal tersebut tidak menjamin produk akhir yang dihasilkan bebas dari kontaminasi baik secara fisik, biologi, dan kimia. Dari permasalahan tersebut penulis akan mengidentifikasi penerapan sistem HACCP produk CPO di PT.Tanjung Sarana Lestari yang terkontaminasi. Metode yang digunakan yaitu mengidentifikasi 5 tahap awal dan 7 prinsip-prinsip HACCP. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat 2 tahap yang merupakan CCP, yaitu pada tahap penyaringan dengan (strainer) dan saringan akhir dengan (Polishing (secondary filter)). Untuk meminimalisir kontaminasi pada CPO maka tindakan yang dilakukan pada tahap Penyaringan (strainer) dengan membersihkan pipa straine, serta melakukan Pemeriksaan kondisi Mesin sifter secara rutin agar terhindar dari kontaminasi fisik. dan pada tahap Polishing (Secondary Filter) mengharuskan pekerja untuk mengganti secondary filter dengan tepat waktu diganti dengan yang baru agar terhindar dari kontaminasi kimia. Kata kunci : HACCP, Jaminan Mutu, Keamanan Pangan, Kontaminasi. 14
990 # # $a 153/TA TIA 2020 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 24 Dec 2021
Export