Detail Katalog
ID: 1132
Evaluasi Penerapan Sistem HACCP Pada Produksi Tenggiri Beku PT. Usaha Central Jaya Sakti : Tugas Akhir / Andi Ilham Hidayatullah
Edisi: 2020
Pengarang:
HIDAYATULLAH, Andi Ilham
HIDAYATULLAH, Andi Ilham
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 51 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,5 cm
xi, 51 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,5 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 HID e
(R)2020 TA-TIA 818 HID e
Control Number:
INLIS000000000001103
INLIS000000000001103
BIB ID:
0010-1221000326
0010-1221000326
Catatan
PT. Usaha Centraljaya Sakti merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pengolahan dan ekspor produk ikan (Tuna, Tenggiri, Bandeng, Cumi-cumi, Gurita, Kakap, dan Kerapu, ) sehingga mutu suatu produk menjadi hal yang paling utama. Bahan baku perikanan merupakan produk pangan yang bersifat sangat peka terhadap bahaya mikrobiologi,kimia, dan fisik. Oleh karena itu penerapan GMP dan SSOP yang berlandaskan konsep HACCP perlu ditingkatkan penerapannya. Dari permasalahan diatas kami menggunakan metode deksriptif dan observative untuk mengidentifikasi titik kendali kritis (Critical Control Point) dan menentukan Batasan kendali kritisnya. Penelitian ini bertujuan untu mengevaluasi kembali tingkat penerapan HACCP serta menetapkan Critical Control Point (CCP) pada produksi Ikan tenggiri Beku pada PT. Usaha Centraljaya Sakti yang berdasarkan pada Analisis Bahaya.
Hasil Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa dari 8 proses tahapan produksi tersebut terdapat 1 proses yang menjadi titik kendali kritisnya adalah pada bagian penerimaan bahan baku. Pada proses penerimaan bahan baku sering terjadinya kontaminasi bakteri E. Coli dan Salmonella yang diakibatkan oleh cara penangkapan ikan yang tidak sesuai standar, dan suhu penyimpanan, maka untuk meminimalkan dampak dari bahaya tersebut maka diperlukan sanitasi yang baik yang dasarkan pada pendekatan GMP dan SSOP pada HACCP yang perlu di tingkatkan sehingga dapat menjaga dan menjamin kualitas produk.
Hasil Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa dari 8 proses tahapan produksi tersebut terdapat 1 proses yang menjadi titik kendali kritisnya adalah pada bagian penerimaan bahan baku. Pada proses penerimaan bahan baku sering terjadinya kontaminasi bakteri E. Coli dan Salmonella yang diakibatkan oleh cara penangkapan ikan yang tidak sesuai standar, dan suhu penyimpanan, maka untuk meminimalkan dampak dari bahaya tersebut maka diperlukan sanitasi yang baik yang dasarkan pada pendekatan GMP dan SSOP pada HACCP yang perlu di tingkatkan sehingga dapat menjaga dan menjamin kualitas produk.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T208310055 |
(R)2020 TA-TIA 818 HID e |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001103 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220712042342 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000326 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Evaluasi Penerapan Sistem HACCP Pada Produksi Tenggiri Beku PT. Usaha Central Jaya Sakti : $b Tugas Akhir /$c Andi Ilham Hidayatullah | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a HIDAYATULLAH, Andi Ilham | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2020 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xi, 51 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,5 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TIA 2020) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 HID e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TIA 2020 | 12 |
| 500 | # |
# |
$a PT. Usaha Centraljaya Sakti merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pengolahan dan ekspor produk ikan (Tuna, Tenggiri, Bandeng, Cumi-cumi, Gurita, Kakap, dan Kerapu, ) sehingga mutu suatu produk menjadi hal yang paling utama. Bahan baku perikanan merupakan produk pangan yang bersifat sangat peka terhadap bahaya mikrobiologi,kimia, dan fisik. Oleh karena itu penerapan GMP dan SSOP yang berlandaskan konsep HACCP perlu ditingkatkan penerapannya. Dari permasalahan diatas kami menggunakan metode deksriptif dan observative untuk mengidentifikasi titik kendali kritis (Critical Control Point) dan menentukan Batasan kendali kritisnya. Penelitian ini bertujuan untu mengevaluasi kembali tingkat penerapan HACCP serta menetapkan Critical Control Point (CCP) pada produksi Ikan tenggiri Beku pada PT. Usaha Centraljaya Sakti yang berdasarkan pada Analisis Bahaya. Hasil Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa dari 8 proses tahapan produksi tersebut terdapat 1 proses yang menjadi titik kendali kritisnya adalah pada bagian penerimaan bahan baku. Pada proses penerimaan bahan baku sering terjadinya kontaminasi bakteri E. Coli dan Salmonella yang diakibatkan oleh cara penangkapan ikan yang tidak sesuai standar, dan suhu penyimpanan, maka untuk meminimalkan dampak dari bahaya tersebut maka diperlukan sanitasi yang baik yang dasarkan pada pendekatan GMP dan SSOP pada HACCP yang perlu di tingkatkan sehingga dapat menjaga dan menjamin kualitas produk. | 13 |
| 008 | _ |
_ |
220712################|##########|#|## | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 55/TA TIA 2020 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 24 Dec 2021