Detail Katalog
ID: 1130
Identifikasi Potensi Kecelakaan Dengan Metode Hazop Pada Departemen Produksi PT. Bumi Sarana Beton Di Kota Makassar : Tugas Akhir / Rahmaniah Sirajuddin
Edisi: 2020
Pengarang:
SIRAJUDDIN, Rahmaniah
SIRAJUDDIN, Rahmaniah
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 31 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,4 cm
xi, 31 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,4 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 SIR i
(R)2020 TA-TIA 818 SIR i
Control Number:
INLIS000000000001101
INLIS000000000001101
BIB ID:
0010-1221000324
0010-1221000324
Catatan
PT. BUMI SARANA BETON merupakan industri yang bergerak dibidang pembuatan bata ringan sebagai bahan bangunan. Perusahaan ini banyak terdapat potensi kecelakaan kerja seperti, patah tulang, jatuh dari ketinggian, luka-luka, cedera otot, melepuh pada kulit, kepala benjol, mata perih, sesak napas, keseleo, dan gatal-gatal. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja karyawan pada departemen proses produksi. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode HAZOP yang bertujuan untuk mengidentifikasi risiko bahaya di tempat kerja dan memberikan penilaian dengan mengaitkan antara pekerja, peralatan kerja dan lingkungan kerja yang ada.
Dari hasil penilaian dengan metode HAZOP diperoleh 4 stasiun kerja yang teridentifikasi adanya potensi bahaya yaitu pencampuran bahan baku, pencetakan bata ringan, pemotongan bata ringan dan pembakaran. Dari data hasil identifikasi, karyawan yang melakukan pekerjaan berat yang sangat berpotensi terjadi kecelakaan kerja, yaitu pada saat memberikan tekanan pada pasir dan gypsum di baket agar tidak menumpuk secara manual, kecelakaan yang dapat terjadi adalah kaki terjepit dibaket (tulang retak dan keseleo); mendorong cetakan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit dibantalan rel cetakan (luka robek pada telapak dan jempol kaki); mengoprasikan kran ke tempat pemotongan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit antara kren dan molding (patah tulang jari tangan); pengeluaran bata ringan dari pembakaran (autoclave) kecelakaan yang dapat terjadi tertimpa pintu autoclave (nyeri, melepuh pada kulit). Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa jenis kecelakaan kerja yaitu terjatuh dari ketinggian termasuk tingkat risiko (risk level) ekstrim, hal ini menunjukkan bahwa terjatuh dari ketinggian menjadi kecelakaan yang paling memerlukan tindakan penanganan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Dari hasil penilaian dengan metode HAZOP diperoleh 4 stasiun kerja yang teridentifikasi adanya potensi bahaya yaitu pencampuran bahan baku, pencetakan bata ringan, pemotongan bata ringan dan pembakaran. Dari data hasil identifikasi, karyawan yang melakukan pekerjaan berat yang sangat berpotensi terjadi kecelakaan kerja, yaitu pada saat memberikan tekanan pada pasir dan gypsum di baket agar tidak menumpuk secara manual, kecelakaan yang dapat terjadi adalah kaki terjepit dibaket (tulang retak dan keseleo); mendorong cetakan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit dibantalan rel cetakan (luka robek pada telapak dan jempol kaki); mengoprasikan kran ke tempat pemotongan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit antara kren dan molding (patah tulang jari tangan); pengeluaran bata ringan dari pembakaran (autoclave) kecelakaan yang dapat terjadi tertimpa pintu autoclave (nyeri, melepuh pada kulit). Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa jenis kecelakaan kerja yaitu terjatuh dari ketinggian termasuk tingkat risiko (risk level) ekstrim, hal ini menunjukkan bahwa terjatuh dari ketinggian menjadi kecelakaan yang paling memerlukan tindakan penanganan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T208310016 |
(R)2020 TA-TIA 818 SIR i |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001101 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220802040358 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000324 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Identifikasi Potensi Kecelakaan Dengan Metode Hazop Pada Departemen Produksi PT. Bumi Sarana Beton Di Kota Makassar : $b Tugas Akhir /$c Rahmaniah Sirajuddin | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a SIRAJUDDIN, Rahmaniah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2020 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xi, 31 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,4 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TIA 2020) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 SIR i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TIA 2020 | 12 |
| 500 | # |
# |
$a PT. BUMI SARANA BETON merupakan industri yang bergerak dibidang pembuatan bata ringan sebagai bahan bangunan. Perusahaan ini banyak terdapat potensi kecelakaan kerja seperti, patah tulang, jatuh dari ketinggian, luka-luka, cedera otot, melepuh pada kulit, kepala benjol, mata perih, sesak napas, keseleo, dan gatal-gatal. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja karyawan pada departemen proses produksi. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode HAZOP yang bertujuan untuk mengidentifikasi risiko bahaya di tempat kerja dan memberikan penilaian dengan mengaitkan antara pekerja, peralatan kerja dan lingkungan kerja yang ada. Dari hasil penilaian dengan metode HAZOP diperoleh 4 stasiun kerja yang teridentifikasi adanya potensi bahaya yaitu pencampuran bahan baku, pencetakan bata ringan, pemotongan bata ringan dan pembakaran. Dari data hasil identifikasi, karyawan yang melakukan pekerjaan berat yang sangat berpotensi terjadi kecelakaan kerja, yaitu pada saat memberikan tekanan pada pasir dan gypsum di baket agar tidak menumpuk secara manual, kecelakaan yang dapat terjadi adalah kaki terjepit dibaket (tulang retak dan keseleo); mendorong cetakan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit dibantalan rel cetakan (luka robek pada telapak dan jempol kaki); mengoprasikan kran ke tempat pemotongan bata ringan kecelakaan yang dapat terjadi terjepit antara kren dan molding (patah tulang jari tangan); pengeluaran bata ringan dari pembakaran (autoclave) kecelakaan yang dapat terjadi tertimpa pintu autoclave (nyeri, melepuh pada kulit). Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa jenis kecelakaan kerja yaitu terjatuh dari ketinggian termasuk tingkat risiko (risk level) ekstrim, hal ini menunjukkan bahwa terjatuh dari ketinggian menjadi kecelakaan yang paling memerlukan tindakan penanganan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. | 13 |
| 008 | _ |
_ |
220802################|##########|#|## | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 16/TA TIA 2020 | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 24 Dec 2021