Detail Katalog
ID: 1086
Analisis Efesiensi Waktu Pelayanan Dengan Metode FCFS Model Antrian M/M/1 Pada Sistem Timbang Tebu PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming : Tugas Akhir / Ardiansya
Edisi: 2020
Pengarang:
Ardiansya
Ardiansya
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 47 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,3 cm
xi, 47 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,3 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 ARD a
(R)2020 TA-TIA 818 ARD a
Control Number:
INLIS000000000001060
INLIS000000000001060
BIB ID:
0010-1221000283
0010-1221000283
Catatan
PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming merupakan industri berbasis perkebunan tebu yang mengolah tebu menjadi gula pasir. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas gula yaitu penyimpanan dimana antrian pada proses sistem timbang tebu yang diakibatkan oleh banyaknya waktu yang digunakan selama proses pelayanan pada timbang tebu dapat mengurangi kandungan nira dalam tebu. Untuk itu diterapkan waktu standar pelayanan dengan menggunakan metode FCFS (First Come First Served) dimana truk pertama yang datang yang akan dilayani lebih dahulu, dengan model antrian M/M/1 sebagai pengambil keputusan untuk menentukan waktu standar pelayanan dan menyeimbangkan pelayanan agar mengurangi antrian. Dengan menganalisis antrian akan dapat diperoleh banyak ukuran kinerja sebuah sistem antrian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan waktu pelayanan rata-rata yang telah didapatkan, pada periode 00:00 - 07:00 mempunyai waktu tingkat pelayanan rata-rata lebih baik yaitu 8 menit/truk jika dibandingkan periode 08:00 - 16:00 (11 menit) dan periode 17:00 - 24:00 (25 menit). Untuk menyeimbangkan tingkat kedatangan dengan tingkat pelayanan dalam memberikan pelayanan penimbangan diperoleh data rata-rata total waktu tingkat pelayanan per truk pada sistem timbang adalah 14,82 menit. Jadi standar waktu pelayanan didapatkan adalah 14,82 menit/truk untuk mencapai efisiensi waktu pelayanan guna meningkatkan kinerja pelayanan timbang tebu pada PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T208310167 |
(R)2020 TA-TIA 818 ARD a |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001060 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220421105945 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000283 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Analisis Efesiensi Waktu Pelayanan Dengan Metode FCFS Model Antrian M/M/1 Pada Sistem Timbang Tebu PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming : $b Tugas Akhir /$c Ardiansya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ardiansya | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2020 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xi, 47 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,3 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TIA 2020) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2020 TA-TIA 818 ARD a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TIA 2020 | 12 |
| 008 | _ |
_ |
220421################|##########|#|## | 13 |
| 520 | # |
# |
$a PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming merupakan industri berbasis perkebunan tebu yang mengolah tebu menjadi gula pasir. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas gula yaitu penyimpanan dimana antrian pada proses sistem timbang tebu yang diakibatkan oleh banyaknya waktu yang digunakan selama proses pelayanan pada timbang tebu dapat mengurangi kandungan nira dalam tebu. Untuk itu diterapkan waktu standar pelayanan dengan menggunakan metode FCFS (First Come First Served) dimana truk pertama yang datang yang akan dilayani lebih dahulu, dengan model antrian M/M/1 sebagai pengambil keputusan untuk menentukan waktu standar pelayanan dan menyeimbangkan pelayanan agar mengurangi antrian. Dengan menganalisis antrian akan dapat diperoleh banyak ukuran kinerja sebuah sistem antrian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan waktu pelayanan rata-rata yang telah didapatkan, pada periode 00:00 - 07:00 mempunyai waktu tingkat pelayanan rata-rata lebih baik yaitu 8 menit/truk jika dibandingkan periode 08:00 - 16:00 (11 menit) dan periode 17:00 - 24:00 (25 menit). Untuk menyeimbangkan tingkat kedatangan dengan tingkat pelayanan dalam memberikan pelayanan penimbangan diperoleh data rata-rata total waktu tingkat pelayanan per truk pada sistem timbang adalah 14,82 menit. Jadi standar waktu pelayanan didapatkan adalah 14,82 menit/truk untuk mencapai efisiensi waktu pelayanan guna meningkatkan kinerja pelayanan timbang tebu pada PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Camming. | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 167/TA TIA 2020 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 24 Dec 2021