Detail Katalog

ID: 1078
Cover Analisis Kecacatan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada CV. Prima Indo Tuna Di Kota Makassar :  Tugas Akhir / Nining Devina Ardita

Analisis Kecacatan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada CV. Prima Indo Tuna Di Kota Makassar : Tugas Akhir / Nining Devina Ardita

Edisi: 2020

Pengarang:
Nining Devita Ardita
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xii, 43 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 NIN a
Control Number:
INLIS000000000001055
BIB ID:
0010-1221000278
Catatan
Nining Devina Ardita. 2020. Analisa Kecacatan Bahan Baku pada CV.Prima Indotuna dengan menggunakan metode Six Sigma. Dibawah bimbingan H.Abdul Samad selaku pembimbing I dan Puadi Haming selaku pembimbing II. CV.Prima Indo Tuna merupakan Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan perikanan. Khusus untuk bahan baku ikan tuna di CV.Prima Indotuna sering ditemukan kerusakan yang tentunya akan mempengaruhi produk yang dihasilkan, Meskipun Departemen Quality Control telah melakukan inspeksi selama proses produksi berlangsung, namun pada bulan Mei 2020 sampai Juli 2020 teta saja terdapat kecacatan pada bahan baku. Adapun bebarapa kecacatan bahan baku yang sering terjadi yaitu ikan terkena bakteri, terkena jamur dan ikan yang sudah berlendir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pengendalian dan untuk menurunkan tingkat kerusakan agar kecacatan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan hasil analisa data dari bulan Mei-Juli 2020, ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu ikan yang terkena bakteri total kerusakan sebanyak 7.230 Kg dengan persentase kerusakan sebanyak 34.94%. Setelah melakukan tahap analisis menggunakan Diagram sebab akibat, ditemukan faktorfaktor penyebab cacat produk di antaranya adalah faktor kurang hati-hati, factor kebersihan oleh para pekerja serta factor dari alat yang terkontaminasi.Adapun usulan pada tahap improve melakukan perbaikan pada faktor-faktor yang mengakibatkan kerusakan kemasan.
Kata kunci: Kualitas, Six Sigma,DMAIC, Diagram Sebab Akibat
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310223 (R)2020 TA-TIA 818 NIN a Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001055 1
005 _ _ 20230504115131 2
035 # # $a 0010-1221000278 3
245 1 # $a Analisis Kecacatan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada CV. Prima Indo Tuna Di Kota Makassar : $b Tugas Akhir /$c Nining Devina Ardita 4
100 _ # $a Nining Devita Ardita 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xii, 43 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 NIN a 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 230504################|##########|#|## 13
520 # # $a Nining Devina Ardita. 2020. Analisa Kecacatan Bahan Baku pada CV.Prima Indotuna dengan menggunakan metode Six Sigma. Dibawah bimbingan H.Abdul Samad selaku pembimbing I dan Puadi Haming selaku pembimbing II. CV.Prima Indo Tuna merupakan Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan perikanan. Khusus untuk bahan baku ikan tuna di CV.Prima Indotuna sering ditemukan kerusakan yang tentunya akan mempengaruhi produk yang dihasilkan, Meskipun Departemen Quality Control telah melakukan inspeksi selama proses produksi berlangsung, namun pada bulan Mei 2020 sampai Juli 2020 teta saja terdapat kecacatan pada bahan baku. Adapun bebarapa kecacatan bahan baku yang sering terjadi yaitu ikan terkena bakteri, terkena jamur dan ikan yang sudah berlendir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pengendalian dan untuk menurunkan tingkat kerusakan agar kecacatan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan hasil analisa data dari bulan Mei-Juli 2020, ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu ikan yang terkena bakteri total kerusakan sebanyak 7.230 Kg dengan persentase kerusakan sebanyak 34.94%. Setelah melakukan tahap analisis menggunakan Diagram sebab akibat, ditemukan faktorfaktor penyebab cacat produk di antaranya adalah faktor kurang hati-hati, factor kebersihan oleh para pekerja serta factor dari alat yang terkontaminasi.Adapun usulan pada tahap improve melakukan perbaikan pada faktor-faktor yang mengakibatkan kerusakan kemasan. Kata kunci: Kualitas, Six Sigma,DMAIC, Diagram Sebab Akibat 14
990 # # $a 223/TA TIA 2020 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name