Detail Katalog
ID: 10626Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Sosialisasi Pembuatan Bakso Ikan di Yayasan Patunrangi, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang : Laporan Akhir Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat / Ir. Huzairin Patunrangi (19560109198631001)
Edisi: 2013
Pengarang:
PATUNRANGI, Huzairin
PATUNRANGI, Huzairin
Penerbit:
Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik dan Manajemen Industri,
Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik dan Manajemen Industri,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2013
2013
Subjek
Laporan Pengabdian Dosen ATIM 2024
Deskripsi Fisik:
vi + 4 halaman : Gambar ; 21,5 x 29,5 cm. Bibliografi;Lampiran
vi + 4 halaman : Gambar ; 21,5 x 29,5 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2024 LPG-13 818 PAT s
(R)2024 LPG-13 818 PAT s
Control Number:
INLIS000000000010246
INLIS000000000010246
BIB ID:
0010-0224000138
0010-0224000138
Catatan
ABSTRAK
Daging sapi sebagai bahan baku utama pembuatan bakso yang umum dilakukan oleh masyarakat dan pengusaha warung bakso pada ahir ahir ini meningkat terus hingga melampaui harga diatas Rp 100.000 (seratus ribu rupiah), disisi lain tersedia bahan baku bakso yang lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan bakso yang berbahan baku daging sapi, diantaranya dapat menggunakan daging ayam atau daging ikan. Masyarakat atau dunia usaha tidak secara otomatis mau merubah kebiasaannya untuk membuat dan mengkonsumsi bakso diluar dari kebiasaannya mengkonsumsi bakso daging. Salah satu cara untuk mengajak masyarakat membuat bakso bebahan baku ikan perlu disasialisasikan kepada masyarakat dan produsen dan pedagang bakso menggunakan ikan laut dan ikan air tawar sebagai bakso yang gurih dan nikmat. Sosialisasi yang dilakukan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat bakso ikan dan sekaligus mengevaluasi bakso yang mereka buat untuk mengambil kesimpulan tentang rasa dan kekenyalan bakso yang dibuat dari bahan baku ikan. Peserta yang mengikuti sosialisasi adalah 15 (lima belas) orang bersama anaknya, menggunakan ikan gabus yang tersedia disekitar lokasi dengan harga yang relative murah. Kesimpulannya masyarakat mampu membuat bakso dengan kekenyalan dan rasa yang menyerupai bakso daging, dimana warna bakso yang dihasilkan berwarna putih, peserta sangat suka dengan bakso ikan yang mereka produksi sendiri, masyarakat ada yang berminat membuat warung bakso ikan dan ada juga yang berminat untuk memproduksi bakso ikan untuk tujuan menghasilkan bakso ikan yang berfungsi sebagai herbal food.
Daging sapi sebagai bahan baku utama pembuatan bakso yang umum dilakukan oleh masyarakat dan pengusaha warung bakso pada ahir ahir ini meningkat terus hingga melampaui harga diatas Rp 100.000 (seratus ribu rupiah), disisi lain tersedia bahan baku bakso yang lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan bakso yang berbahan baku daging sapi, diantaranya dapat menggunakan daging ayam atau daging ikan. Masyarakat atau dunia usaha tidak secara otomatis mau merubah kebiasaannya untuk membuat dan mengkonsumsi bakso diluar dari kebiasaannya mengkonsumsi bakso daging. Salah satu cara untuk mengajak masyarakat membuat bakso bebahan baku ikan perlu disasialisasikan kepada masyarakat dan produsen dan pedagang bakso menggunakan ikan laut dan ikan air tawar sebagai bakso yang gurih dan nikmat. Sosialisasi yang dilakukan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat bakso ikan dan sekaligus mengevaluasi bakso yang mereka buat untuk mengambil kesimpulan tentang rasa dan kekenyalan bakso yang dibuat dari bahan baku ikan. Peserta yang mengikuti sosialisasi adalah 15 (lima belas) orang bersama anaknya, menggunakan ikan gabus yang tersedia disekitar lokasi dengan harga yang relative murah. Kesimpulannya masyarakat mampu membuat bakso dengan kekenyalan dan rasa yang menyerupai bakso daging, dimana warna bakso yang dihasilkan berwarna putih, peserta sangat suka dengan bakso ikan yang mereka produksi sendiri, masyarakat ada yang berminat membuat warung bakso ikan dan ada juga yang berminat untuk memproduksi bakso ikan untuk tujuan menghasilkan bakso ikan yang berfungsi sebagai herbal food.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
L248370005 |
(R)2024 LPG-13 818 PAT s |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000010246 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20240229012909 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0224000138 | 3 |
| 005 | _ |
_ |
20240229012859 | 4 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0224000138 | 5 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 6 |
| 008 | _ |
_ |
240229################|##########|#|## | 7 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2024 LPG-13 818 | 8 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2024 LPG-13 818 PAT s | 9 |
| 100 | 1 |
# |
$a PATUNRANGI, Huzairin | 10 |
| 245 | 1 |
# |
$a Sosialisasi Pembuatan Bakso Ikan di Yayasan Patunrangi, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang : $b Laporan Akhir Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat /$c Ir. Huzairin Patunrangi (19560109198631001) | 11 |
| 250 | # |
# |
$a 2013 | 12 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik dan Manajemen Industri,$c 2013 | 13 |
| 300 | # |
# |
$a vi + 4 halaman : $b Gambar ; $c 21,5 x 29,5 cm.$e Bibliografi;Lampiran | 14 |
| 650 | # |
4 |
$a Laporan Pengabdian Dosen ATIM 2024 | 15 |
| 520 | # |
# |
$a ABSTRAK Daging sapi sebagai bahan baku utama pembuatan bakso yang umum dilakukan oleh masyarakat dan pengusaha warung bakso pada ahir ahir ini meningkat terus hingga melampaui harga diatas Rp 100.000 (seratus ribu rupiah), disisi lain tersedia bahan baku bakso yang lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan bakso yang berbahan baku daging sapi, diantaranya dapat menggunakan daging ayam atau daging ikan. Masyarakat atau dunia usaha tidak secara otomatis mau merubah kebiasaannya untuk membuat dan mengkonsumsi bakso diluar dari kebiasaannya mengkonsumsi bakso daging. Salah satu cara untuk mengajak masyarakat membuat bakso bebahan baku ikan perlu disasialisasikan kepada masyarakat dan produsen dan pedagang bakso menggunakan ikan laut dan ikan air tawar sebagai bakso yang gurih dan nikmat. Sosialisasi yang dilakukan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat bakso ikan dan sekaligus mengevaluasi bakso yang mereka buat untuk mengambil kesimpulan tentang rasa dan kekenyalan bakso yang dibuat dari bahan baku ikan. Peserta yang mengikuti sosialisasi adalah 15 (lima belas) orang bersama anaknya, menggunakan ikan gabus yang tersedia disekitar lokasi dengan harga yang relative murah. Kesimpulannya masyarakat mampu membuat bakso dengan kekenyalan dan rasa yang menyerupai bakso daging, dimana warna bakso yang dihasilkan berwarna putih, peserta sangat suka dengan bakso ikan yang mereka produksi sendiri, masyarakat ada yang berminat membuat warung bakso ikan dan ada juga yang berminat untuk memproduksi bakso ikan untuk tujuan menghasilkan bakso ikan yang berfungsi sebagai herbal food. | 16 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (LPG DOSEN T&MI 2024) | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 005/LPG-24 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Feb 2024