Detail Katalog
ID: 1049
Hujan Turun dari Bawah / Benny Arnas
Edisi: Cetakan Pertama, Juli
Pengarang:
ARNAS, Benny
ARNAS, Benny
Penerbit:
Grasindo,
Grasindo,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2018
2018
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Fiksi Indonesia, Puisi Indonesia -- Sumbangan Mahasiswa 2020
Deskripsi Fisik:
x, 70 halaman : Gambar ; 13,5x20 cm
x, 70 halaman : Gambar ; 13,5x20 cm
ISBN:
978-602-050-211-3
978-602-050-211-3
Nomor Panggil:
899.221 ARN h
899.221 ARN h
Control Number:
INLIS000000000001027
INLIS000000000001027
BIB ID:
0010-1221000250
0010-1221000250
Catatan
Buku ini berisi puisi terbentuk dalam rangkaian teks panjang seperti labirin kalimat yang terlalu menggoda untuk tak ditelusuri di mana pintu keluarnya. Puisi dalam buku ini adalah sebuah naskah panjang yang sejak semula sepertinya dirancang menjadi sebuah puisi yang utuh, dan sudah barang tentu lebih dahulu ia memukau dengan bangunan kompleksitas fisik bahasanya dan kandungan maknanya.
Puisi panjang ini beranjak dari sejarah Rasulullah. Hujan turun dari bawah? Hujan, berkah yang tak memilih untuk memberi kasih yang turun merata di daerah yang ia hujani, adalah hujan yang awalnya menguap dari bawah, dari permukaan bumi. Rasulullah adalah orang yang lahir sebagai orang biasa di antara orang biasa. Karena itu ia mudah dimengerti dan diterima.
Penulis memungut, menata, mengoplos, menyajikan sebuah paragraf yang ia bangun dari diksi yang rasanya sulit untuk dipersatukan jika tidak berangkat dari satu gagasan yang kuat yang menuntut keliaran imajinasi. Tapi rasanya, kita bisa menangkap ke mana ia menyarankan arah tempuh dengan menebak dari mana ia mengumpulkan imaji-imajinya. Gajah, naga, kangguru, semangka, gulungan kurma, lelaki yang mencintai diri sendiri, dan para pendusta yang jadi imam.
Puisi panjang ini beranjak dari sejarah Rasulullah. Hujan turun dari bawah? Hujan, berkah yang tak memilih untuk memberi kasih yang turun merata di daerah yang ia hujani, adalah hujan yang awalnya menguap dari bawah, dari permukaan bumi. Rasulullah adalah orang yang lahir sebagai orang biasa di antara orang biasa. Karena itu ia mudah dimengerti dan diterima.
Penulis memungut, menata, mengoplos, menyajikan sebuah paragraf yang ia bangun dari diksi yang rasanya sulit untuk dipersatukan jika tidak berangkat dari satu gagasan yang kuat yang menuntut keliaran imajinasi. Tapi rasanya, kita bisa menangkap ke mana ia menyarankan arah tempuh dengan menebak dari mana ia mengumpulkan imaji-imajinya. Gajah, naga, kangguru, semangka, gulungan kurma, lelaki yang mencintai diri sendiri, dan para pendusta yang jadi imam.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B202008701 |
899.221 ARN h.1 |
Tandon | Ruang Sirkulasi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001027 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241031090853 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000250 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Hujan Turun dari Bawah /$c Benny Arnas | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a ARNAS, Benny | 5 |
| 250 | # |
# |
$a Cetakan Pertama, Juli | 6 |
| 300 | # |
# |
$a x, 70 halaman : $b Gambar ; $c 13,5x20 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak Tandon - Rak 16) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Grasindo,$c 2018 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 899.221 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 899.221 ARN h | 11 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-050-211-3 | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Fiksi Indonesia, Puisi Indonesia | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Sumbangan Mahasiswa 2020 | 14 |
| 008 | _ |
_ |
241031################g##########0#ind## | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Buku ini berisi puisi terbentuk dalam rangkaian teks panjang seperti labirin kalimat yang terlalu menggoda untuk tak ditelusuri di mana pintu keluarnya. Puisi dalam buku ini adalah sebuah naskah panjang yang sejak semula sepertinya dirancang menjadi sebuah puisi yang utuh, dan sudah barang tentu lebih dahulu ia memukau dengan bangunan kompleksitas fisik bahasanya dan kandungan maknanya. Puisi panjang ini beranjak dari sejarah Rasulullah. Hujan turun dari bawah? Hujan, berkah yang tak memilih untuk memberi kasih yang turun merata di daerah yang ia hujani, adalah hujan yang awalnya menguap dari bawah, dari permukaan bumi. Rasulullah adalah orang yang lahir sebagai orang biasa di antara orang biasa. Karena itu ia mudah dimengerti dan diterima. Penulis memungut, menata, mengoplos, menyajikan sebuah paragraf yang ia bangun dari diksi yang rasanya sulit untuk dipersatukan jika tidak berangkat dari satu gagasan yang kuat yang menuntut keliaran imajinasi. Tapi rasanya, kita bisa menangkap ke mana ia menyarankan arah tempuh dengan menebak dari mana ia mengumpulkan imaji-imajinya. Gajah, naga, kangguru, semangka, gulungan kurma, lelaki yang mencintai diri sendiri, dan para pendusta yang jadi imam. | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 87/SM-20 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Dec 2021