Detail Katalog

ID: 10479
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Analisa Kadar Kafein dalam Kopi Bubuk Kemasan dan Kopi Bubuk yang Dijual di Pasar Tradisional di Kota Makassar : Laporan Akhir Hasil Penelitian Dosen ATIM / Andi Arninda, ST (19771030200642001); Sartika (104814)

Edisi: 2013

Pengarang:
ARNINDA, Andi ; Sartika
Penerbit:
Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik Kimia Industri,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2013
Subjek
Laporan Penelitian TKI 2024
Deskripsi Fisik:
vii + 14 halaman : Tabel;Gambar ; 20,8 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2024 LPN-13 818 ARN a
Control Number:
INLIS000000000010099
BIB ID:
0010-0124000061
Catatan
ABSTRAK

Kopi sebagai bahan minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Kopi yang dikonsumsi berasal dari kopi bubuk yang bermerek dan tidak bermerek banyak dijumpai di pasar tradisional. Kopi mengandung kafein yang dapat berpengaruh pada kesehatan manusia jika dikonsumsi secara berlebihan. Pengolahan secara modern memungkinkan penurunan kadar kafein dalam kopi.

Dari hasil penelitian analisa kadar kafein diketahui kandungan kafein yang paling tinggi terdapat pada kopi bubuk yang dijual di pasar Teuku Umar, dengan kandungan kafein kasar 14,89% dan palin rendah 0,90% dari pasar Mandai, dan jika dibandingkan dengan kopi bubuk kemasan yang diuji kandungan kafein terendah terdapat pada kopi ayam merak sebesar 0,08%. Dari hasil tersebut terlihat bahwa kandungan kafein padfa kopi bubuk yang dijual di pasar tradisional masih tinggi dibandingkan dengan kopi kemasan.

Sedangkan pada perhitungan kadar lemak, diketahui kadar lemak kopi bubuk yang berasal dari pasar tradisional berkisar antara 0,01-8,05% dan kadar lemak tertinggi berasal dari kopi bubuk toraja 8,05% dan terendah dari pasar terong sebesar 0,01%. Sedangkan pada kopi kemasan kandungan lemak berkisar antara 0,15-0,69%, dan kandungan lemak tertinggi dari kopi kapal api sebesar 0,69% dan terendah kopi ayam merak sebesar 0,15%.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
L248360024 (R)2024 LPN-13 818 ARN a.1 Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
L248360025 (R)2024 LPN-13 818 ARN a.2 Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
L248360026 (R)2024 LPN-13 818 ARN a.3 Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
L248360027 (R)2024 LPN-13 818 ARN a.4 Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 22 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000010099 1
005 _ _ 20240129111013 2
035 # # $a 0010-0124000061 3
005 _ _ 20240129103856 4
035 # # $a 0010-0124000061 5
007 _ _ ta 6
008 _ _ 240129################|##########|#|## 7
082 # # $a (R)2024 LPN-13 818 8
084 # # $a (R)2024 LPN-13 818 ARN a 9
100 1 # $a ARNINDA, Andi 10
245 1 # $a Analisa Kadar Kafein dalam Kopi Bubuk Kemasan dan Kopi Bubuk yang Dijual di Pasar Tradisional di Kota Makassar : $b Laporan Akhir Hasil Penelitian Dosen ATIM /$c Andi Arninda, ST (19771030200642001); Sartika (104814) 11
250 # # $a 2013 12
260 # # $a Makassar :$b Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik Kimia Industri,$c 2013 13
300 # # $a vii + 14 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,8 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran 14
650 # 4 $a Laporan Penelitian TKI 2024 15
700 _ # $a Sartika 16
520 # # $a ABSTRAK Kopi sebagai bahan minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Kopi yang dikonsumsi berasal dari kopi bubuk yang bermerek dan tidak bermerek banyak dijumpai di pasar tradisional. Kopi mengandung kafein yang dapat berpengaruh pada kesehatan manusia jika dikonsumsi secara berlebihan. Pengolahan secara modern memungkinkan penurunan kadar kafein dalam kopi. Dari hasil penelitian analisa kadar kafein diketahui kandungan kafein yang paling tinggi terdapat pada kopi bubuk yang dijual di pasar Teuku Umar, dengan kandungan kafein kasar 14,89% dan palin rendah 0,90% dari pasar Mandai, dan jika dibandingkan dengan kopi bubuk kemasan yang diuji kandungan kafein terendah terdapat pada kopi ayam merak sebesar 0,08%. Dari hasil tersebut terlihat bahwa kandungan kafein padfa kopi bubuk yang dijual di pasar tradisional masih tinggi dibandingkan dengan kopi kemasan. Sedangkan pada perhitungan kadar lemak, diketahui kadar lemak kopi bubuk yang berasal dari pasar tradisional berkisar antara 0,01-8,05% dan kadar lemak tertinggi berasal dari kopi bubuk toraja 8,05% dan terendah dari pasar terong sebesar 0,01%. Sedangkan pada kopi kemasan kandungan lemak berkisar antara 0,15-0,69%, dan kandungan lemak tertinggi dari kopi kapal api sebesar 0,69% dan terendah kopi ayam merak sebesar 0,15%. 17
856 # # $a OPAC (LPN TKI 2024) 18
990 # # $a 024/LPN-24 19
990 # # $a 025/LPN-24 20
990 # # $a 026/LPN-24 21
990 # # $a 027/LPN-24 22
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name