Detail Katalog

ID: 10234
Cover Pengaruh Lama Aerasi Dalam Menurunkan Konsentrasi Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Komunal Kima Dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) :  Tugas Akhir / Lutfia Amril (20TKM492)

Pengaruh Lama Aerasi Dalam Menurunkan Konsentrasi Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Komunal Kima Dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) : Tugas Akhir / Lutfia Amril (20TKM492)

Edisi: 2023

Pengarang:
AMRIL, Lutfia
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Tugas Akhir TKM 2023
Deskripsi Fisik:
xi + 42 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TKM 818 AMR p
Control Number:
INLIS000000000009855
BIB ID:
0010-1123000077
Catatan
ABSTRAK

LUTFIA AMRIL 2023. Pengaruh Lama Aerasi Dalam Menurunkan Konsentrasi Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Komunal KIMA Dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica). Di bawah bimbingan ANDI ARNINDA sebagai Pembimbing I dan SYARDAH UGRA AL ADAWIYAH sebagai Pembimbing II.

Air limbah komunal merupakan salah satu perhatian utama di industri karena limbah komunal berpotensi mengandung zat organik yang berbahaya. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu cara pengolahan limbah cair untuk mengurangi tingkat pencemaran ini. Salah satu cara yang paling sederhana adalah dengan sistem fitoremediasi. Proses fitoremediasi adalah upaya penggunaan tanaman untuk dekontaminasi limbah Media yang digunakan adalah tanaman kangkung air karena mampu untuk menghilangkan atau mengurangi pencemaran dengan memanfaatkan sistem akar dan daunnya sebagai penyaring zat-zat berbahaya. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam fitoremediasi adalah lama aerasi. Tanaman memerlukan oksigen untuk metabolise dan pertumbuhannya. Melalui aerasi, metabolism tumbuhan lebih efisien dan meningkatkan kinerja fitoremediasi. Selain itu, mikroorganisme yang membantu fitoremediasi memerlukan oksigen untuk degradasi kontaminan dalam air limbah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama aerasi terhadap kinerja tanaman kangkung air untuk menurunkan kadar BOD dan COD air limbah komunal PT. KIMA Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PT KIMA dengan metode eksperimental dengan fitoremediasi dan penanaman kangkung air pada limbah kemudian dilakukan analisa uji kadar BOD dan COD. Pengujian kadar BOD dan COD dalam lama waktu aerasi tujuh hari

Berdasarkan hasil percobaan waktu aerasi yang optimal untuk menurunkan kadar BOD dan COD adalah dua hari. Peningkatan oksigen dalam air limbah dapat membantu meningkatkan aktivitas mikroba yang dihasilkan dari tanaman kangkung yang menguraikan bahan organik termasuk bahan yang menyebabkan BOD dan COD tinggi. Penurunan kadar BOD dan COD setelah dua hari aerasi masing-masing adalah 51,92% dan 45,45%. Namun setelah dua hari, kadar BOD dan COD meningkat kembali karena berkurangnya kemampuan tanaman kangkung air untuk menyerap zat pencemar dalam limbah.

Kata Kunci: Fitoremediasi, Aerasi, Kangkung Air, Limbah Komunal, COD, BOD
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T238340166 (R)2023 TA-TKM 818 AMR p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009855 1
005 _ _ 20231114104000 2
035 # # $a 0010-1123000077 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231114################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 AMR p 7
100 1 # $a AMRIL, Lutfia 8
245 1 # $a Pengaruh Lama Aerasi Dalam Menurunkan Konsentrasi Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Komunal Kima Dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) : $b Tugas Akhir /$c Lutfia Amril (20TKM492) 9
250 # # $a 2023 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2023 11
300 # # $a xi + 42 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TKM 2023 13
856 # # $a OPAC (TA TKM 2023) 14
520 # # $a ABSTRAK LUTFIA AMRIL 2023. Pengaruh Lama Aerasi Dalam Menurunkan Konsentrasi Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Komunal KIMA Dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica). Di bawah bimbingan ANDI ARNINDA sebagai Pembimbing I dan SYARDAH UGRA AL ADAWIYAH sebagai Pembimbing II. Air limbah komunal merupakan salah satu perhatian utama di industri karena limbah komunal berpotensi mengandung zat organik yang berbahaya. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu cara pengolahan limbah cair untuk mengurangi tingkat pencemaran ini. Salah satu cara yang paling sederhana adalah dengan sistem fitoremediasi. Proses fitoremediasi adalah upaya penggunaan tanaman untuk dekontaminasi limbah Media yang digunakan adalah tanaman kangkung air karena mampu untuk menghilangkan atau mengurangi pencemaran dengan memanfaatkan sistem akar dan daunnya sebagai penyaring zat-zat berbahaya. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam fitoremediasi adalah lama aerasi. Tanaman memerlukan oksigen untuk metabolise dan pertumbuhannya. Melalui aerasi, metabolism tumbuhan lebih efisien dan meningkatkan kinerja fitoremediasi. Selain itu, mikroorganisme yang membantu fitoremediasi memerlukan oksigen untuk degradasi kontaminan dalam air limbah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama aerasi terhadap kinerja tanaman kangkung air untuk menurunkan kadar BOD dan COD air limbah komunal PT. KIMA Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PT KIMA dengan metode eksperimental dengan fitoremediasi dan penanaman kangkung air pada limbah kemudian dilakukan analisa uji kadar BOD dan COD. Pengujian kadar BOD dan COD dalam lama waktu aerasi tujuh hari Berdasarkan hasil percobaan waktu aerasi yang optimal untuk menurunkan kadar BOD dan COD adalah dua hari. Peningkatan oksigen dalam air limbah dapat membantu meningkatkan aktivitas mikroba yang dihasilkan dari tanaman kangkung yang menguraikan bahan organik termasuk bahan yang menyebabkan BOD dan COD tinggi. Penurunan kadar BOD dan COD setelah dua hari aerasi masing-masing adalah 51,92% dan 45,45%. Namun setelah dua hari, kadar BOD dan COD meningkat kembali karena berkurangnya kemampuan tanaman kangkung air untuk menyerap zat pencemar dalam limbah. Kata Kunci: Fitoremediasi, Aerasi, Kangkung Air, Limbah Komunal, COD, BOD 15
990 # # $a 166/TA TKM 2023 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 14 Nov 2023
Export