Detail Katalog

ID: 10220
Cover Pengaruh Konsentrasi KOH dan H2SO4 Terhadap Bobot Tawas Dari Limbah Aluminium Industri Pemotongan Logam :  Tugas Akhir / Zahwa Azzahra (19TKM438)

Pengaruh Konsentrasi KOH dan H2SO4 Terhadap Bobot Tawas Dari Limbah Aluminium Industri Pemotongan Logam : Tugas Akhir / Zahwa Azzahra (19TKM438)

Edisi: 2023

Pengarang:
ZAHWA Azzahra
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Tugas Akhir TKM 2023
Deskripsi Fisik:
xiii + 20 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 28,5 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TKM 818 ZAH p
Control Number:
INLIS000000000009841
BIB ID:
0010-1123000063
Catatan
ABSTRAK

ZAHWA AZZAHRA, 2022 Pengaruh Konsentrasi KOH dan H2SO4 terhadap bobot tawas dari limbah aluminium industri pemotongan logam Di bawah bimbingan FLAVIANA YOHANALA PRISTA TYASSENA sebagai Pembimbing I dan FITRI JUNIANTI sebagai Pembimbing II.

Industri pemotongan logam merupakan salah satu industri yang banyak terdapat di Makassar. Salah satu produk utama perusahaan tersebut adalah hollow. Pada proses pembuatan hollow tersebut dihasilkan limbah serbuk aluminium yang hanya dibuang Limbah aluminium tersebut dapat dimanfaatkan salah satunya untuk membuat tawas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi KOH dan H2SO4 dalam proses pembuatan tawas dari limbah aluminium pemotongan logam tersebut Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengujian Dasar Politeknik ATI Makassar pada 9 - 32 Agustus 2022 Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental melalui tahap preparasi sampel dan pembuatan tawas. Dalam pembuatan tawas, dilakukan penambahan larutan KOH dengan variasi konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% dan 70% dan larutan H2SO4 2M, 4 M, 6M, 8 M, dan 10 M

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi KOH semakin banyak bobot tawas yang dihasilkan. Penambahan H2SO4 akan meningkatkan bobot tawas dan akan turun ketika telah mencapai titik jenuh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bobot tawas terbesar yaitu 13,4170 g dengan konsentrasi KOH 70% dan H2SO4 4 M.

Kata Kunci: Limbah, Serbuk Aluminium, Tawas, H2SO4, KOH
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T238340158 (R)2023 TA-TKM 818 ZAH p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009841 1
005 _ _ 20240319122045 2
035 # # $a 0010-1123000063 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 240319################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 ZAH p 7
100 _ # $a ZAHWA Azzahra 8
245 1 # $a Pengaruh Konsentrasi KOH dan H2SO4 Terhadap Bobot Tawas Dari Limbah Aluminium Industri Pemotongan Logam : $b Tugas Akhir /$c Zahwa Azzahra (19TKM438) 9
250 # # $a 2023 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2023 11
300 # # $a xiii + 20 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 28,5 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TKM 2023 13
856 # # $a OPAC (TA TKM 2023) 14
520 # # $a ABSTRAK ZAHWA AZZAHRA, 2022 Pengaruh Konsentrasi KOH dan H2SO4 terhadap bobot tawas dari limbah aluminium industri pemotongan logam Di bawah bimbingan FLAVIANA YOHANALA PRISTA TYASSENA sebagai Pembimbing I dan FITRI JUNIANTI sebagai Pembimbing II. Industri pemotongan logam merupakan salah satu industri yang banyak terdapat di Makassar. Salah satu produk utama perusahaan tersebut adalah hollow. Pada proses pembuatan hollow tersebut dihasilkan limbah serbuk aluminium yang hanya dibuang Limbah aluminium tersebut dapat dimanfaatkan salah satunya untuk membuat tawas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi KOH dan H2SO4 dalam proses pembuatan tawas dari limbah aluminium pemotongan logam tersebut Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengujian Dasar Politeknik ATI Makassar pada 9 - 32 Agustus 2022 Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental melalui tahap preparasi sampel dan pembuatan tawas. Dalam pembuatan tawas, dilakukan penambahan larutan KOH dengan variasi konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% dan 70% dan larutan H2SO4 2M, 4 M, 6M, 8 M, dan 10 M Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi KOH semakin banyak bobot tawas yang dihasilkan. Penambahan H2SO4 akan meningkatkan bobot tawas dan akan turun ketika telah mencapai titik jenuh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bobot tawas terbesar yaitu 13,4170 g dengan konsentrasi KOH 70% dan H2SO4 4 M. Kata Kunci: Limbah, Serbuk Aluminium, Tawas, H2SO4, KOH 15
990 # # $a 158/TA TKM 2023 18
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name