Detail Katalog

ID: 10200
Cover Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Crane Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Pada PT. Equiport Inti Indonesia Site TPM :  Tugas Akhir / Nurvadillah (20TIA712)

Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Crane Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Pada PT. Equiport Inti Indonesia Site TPM : Tugas Akhir / Nurvadillah (20TIA712)

Edisi: 2022

Pengarang:
NURVADILLAH
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2016
Subjek
Tugas Akhir TIA 2023
Deskripsi Fisik:
xii + 36 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TIA 818 NUR p
Control Number:
INLIS000000000009821
BIB ID:
0010-1123000043
Catatan
ABSTRAK

Nurvadillah, 2023. Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Crane dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) pada PT. Equiport Inti Site TPM. Di bawah bimbingan Ibu Widya Hastuti Afris sebagai pembimbing I dan Ibu C. Elisa Martina Katili sebagai pembimbing II.

PT. Equiport Inti Indonesia Site Terminal Petikemas Makassar (TPM) adalah salah satu anak perusahaan dari PT. Pelindo yang bergerak di bidang industri jasa. Perusahaan ini menangani kegiatan pelayanan petikemas dengan aktivitas bongkar muat barang dari kapal angkut yang menuju berbagai wilayah di Indonesia. Permasalahan yang timbul dari perusahaan tersebut yaitu sering terjadi kerusakan pada mesin alat angkut crane sehingga mengakibatkan tingginya downtime. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui interval waktu perawatan pada mesin alat angkut crane. Sehingga sebuah sistem perawatan preventive dengan menentukan interval waktu perawatan mesin yang optimal. Jenis penelitian yang digunakan yaitu diskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan yaitu Reliability Centered Maintenance (RCM) yang diintegrasikan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Maka didapatkan hasil Mesin yang memiliki nilai downtime paling tinggi adalah mesin alat angkut CC-07 dengan total downtime 1800 menit atau 30 jam dan pada komponen carbon brush dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen dengan interval waktu perawatan yaitu 1344 jam atau 56 hari.

Kata Kunci: Preventive Maintenance, RCM, FMEA
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T238310117 (R)2023 TA-TIA 818 NUR p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009821 1
005 _ _ 20231107113551 2
035 # # $a 0010-1123000043 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231107################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 NUR p 7
100 _ # $a NURVADILLAH 8
245 1 # $a Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Crane Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Pada PT. Equiport Inti Indonesia Site TPM : $b Tugas Akhir /$c Nurvadillah (20TIA712) 9
250 # # $a 2022 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2016 11
300 # # $a xii + 36 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2023 13
856 # # $a OPAC (TA TIA 2023) 14
520 # # $a ABSTRAK Nurvadillah, 2023. Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Crane dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) pada PT. Equiport Inti Site TPM. Di bawah bimbingan Ibu Widya Hastuti Afris sebagai pembimbing I dan Ibu C. Elisa Martina Katili sebagai pembimbing II. PT. Equiport Inti Indonesia Site Terminal Petikemas Makassar (TPM) adalah salah satu anak perusahaan dari PT. Pelindo yang bergerak di bidang industri jasa. Perusahaan ini menangani kegiatan pelayanan petikemas dengan aktivitas bongkar muat barang dari kapal angkut yang menuju berbagai wilayah di Indonesia. Permasalahan yang timbul dari perusahaan tersebut yaitu sering terjadi kerusakan pada mesin alat angkut crane sehingga mengakibatkan tingginya downtime. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui interval waktu perawatan pada mesin alat angkut crane. Sehingga sebuah sistem perawatan preventive dengan menentukan interval waktu perawatan mesin yang optimal. Jenis penelitian yang digunakan yaitu diskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan yaitu Reliability Centered Maintenance (RCM) yang diintegrasikan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Maka didapatkan hasil Mesin yang memiliki nilai downtime paling tinggi adalah mesin alat angkut CC-07 dengan total downtime 1800 menit atau 30 jam dan pada komponen carbon brush dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen dengan interval waktu perawatan yaitu 1344 jam atau 56 hari. Kata Kunci: Preventive Maintenance, RCM, FMEA 15
990 # # $a 117/TA TIA 2023 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name