Detail Katalog
ID: 10072
Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Hortikultura Otomatis Berbasis Internet Of Things : Tugas Akhir / Ibnu Makmur (20OSP475)
Edisi: 2023
Pengarang:
IBNU Makmur
IBNU Makmur
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,
Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Tugas Akhir OSP 2023
Deskripsi Fisik:
xi + 36 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
xi + 36 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-OSP 818 IBN r
(R)2023 TA-OSP 818 IBN r
Control Number:
INLIS000000000009693
INLIS000000000009693
BIB ID:
0010-1023000111
0010-1023000111
Catatan
ABSTRAK
Ibnu Makmur 2023, Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Hortikultura Otomatis Berbasis Internet of things dibawah bimbingan Lutfi, ST., MT sebagai pembimbing 1 dan Sukriyah Buwarda. ST., MT sebagai pembimbing 2.
Penyiraman merupakan aspek penting dalam merawat tanaman agar tumbuh subur dan menghasilkan buah berkualitas. Tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, dan bawang merah banyak dibudidayakan di Desa Pebaloran, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Petani di wilayah ini menghadapi beberapa permasalahan, termasuk kebutuhan menyiram tanaman setiap pagi dan sore secara manual, memerlukan waktu dan tenaga besar. Selain itu, pemberian air yang tidak akurat menyebabkan tingkat kelembaban tanah tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penyiraman otomatis menggunakan mikrokontroler nodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama. Sistem ini menggunakan Soil Moisture untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah, RTC (Real-Time Clock) sebagai pengatur waktu penyiraman, dan kontrol melalui smartphone. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Soil Moisture yang mendeteksi kondisi tanah pada tanaman yang dipilih melalui aplikasi Telegram. Sistem melakukan penyiraman pada pukul 08:00 dan 16:00 saat kondisi kelembaban tanah di bawah 60% untuk tomat dan cabai, dan 50% untuk bawang merah. Pompa mati jika kondisi kelembaban tanah di atas atau sama dengan 80% untuk tomat, 70% untuk cabai, dan 70% untuk bawang merah. Pada pengujian keakuratan pembacaan sensor soil moisture di dapatkan rata-rata error 0,3% dan presisi sebesar 99,64%. Aplikasi telegram pada smartphone digunakan untuk memilih tanaman yang akan disiram dan monitoring proses penyiraman diperlukan jeda 4 detik untuk mendapatkan pesan balasan dari telegram.
Kata kunci: Hortikultura, NodeMCU ESP32, Sensor soil moisture, RTC, Telegram
Ibnu Makmur 2023, Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Hortikultura Otomatis Berbasis Internet of things dibawah bimbingan Lutfi, ST., MT sebagai pembimbing 1 dan Sukriyah Buwarda. ST., MT sebagai pembimbing 2.
Penyiraman merupakan aspek penting dalam merawat tanaman agar tumbuh subur dan menghasilkan buah berkualitas. Tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, dan bawang merah banyak dibudidayakan di Desa Pebaloran, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Petani di wilayah ini menghadapi beberapa permasalahan, termasuk kebutuhan menyiram tanaman setiap pagi dan sore secara manual, memerlukan waktu dan tenaga besar. Selain itu, pemberian air yang tidak akurat menyebabkan tingkat kelembaban tanah tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penyiraman otomatis menggunakan mikrokontroler nodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama. Sistem ini menggunakan Soil Moisture untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah, RTC (Real-Time Clock) sebagai pengatur waktu penyiraman, dan kontrol melalui smartphone. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Soil Moisture yang mendeteksi kondisi tanah pada tanaman yang dipilih melalui aplikasi Telegram. Sistem melakukan penyiraman pada pukul 08:00 dan 16:00 saat kondisi kelembaban tanah di bawah 60% untuk tomat dan cabai, dan 50% untuk bawang merah. Pompa mati jika kondisi kelembaban tanah di atas atau sama dengan 80% untuk tomat, 70% untuk cabai, dan 70% untuk bawang merah. Pada pengujian keakuratan pembacaan sensor soil moisture di dapatkan rata-rata error 0,3% dan presisi sebesar 99,64%. Aplikasi telegram pada smartphone digunakan untuk memilih tanaman yang akan disiram dan monitoring proses penyiraman diperlukan jeda 4 detik untuk mendapatkan pesan balasan dari telegram.
Kata kunci: Hortikultura, NodeMCU ESP32, Sensor soil moisture, RTC, Telegram
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T238330062 |
(R)2023 TA-OSP 818 IBN r |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Dibaca |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009693 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20231017073809 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1023000111 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
231017################|##########|#|## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2023 TA-OSP 818 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2023 TA-OSP 818 IBN r | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a IBNU Makmur | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Hortikultura Otomatis Berbasis Internet Of Things : $b Tugas Akhir /$c Ibnu Makmur (20OSP475) | 9 |
| 250 | # |
# |
$a 2023 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,$c 2023 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xi + 36 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir OSP 2023 | 13 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (TA OSP 2023) | 14 |
| 520 | # |
# |
$a ABSTRAK Ibnu Makmur 2023, Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Hortikultura Otomatis Berbasis Internet of things dibawah bimbingan Lutfi, ST., MT sebagai pembimbing 1 dan Sukriyah Buwarda. ST., MT sebagai pembimbing 2. Penyiraman merupakan aspek penting dalam merawat tanaman agar tumbuh subur dan menghasilkan buah berkualitas. Tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, dan bawang merah banyak dibudidayakan di Desa Pebaloran, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Petani di wilayah ini menghadapi beberapa permasalahan, termasuk kebutuhan menyiram tanaman setiap pagi dan sore secara manual, memerlukan waktu dan tenaga besar. Selain itu, pemberian air yang tidak akurat menyebabkan tingkat kelembaban tanah tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penyiraman otomatis menggunakan mikrokontroler nodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama. Sistem ini menggunakan Soil Moisture untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah, RTC (Real-Time Clock) sebagai pengatur waktu penyiraman, dan kontrol melalui smartphone. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Soil Moisture yang mendeteksi kondisi tanah pada tanaman yang dipilih melalui aplikasi Telegram. Sistem melakukan penyiraman pada pukul 08:00 dan 16:00 saat kondisi kelembaban tanah di bawah 60% untuk tomat dan cabai, dan 50% untuk bawang merah. Pompa mati jika kondisi kelembaban tanah di atas atau sama dengan 80% untuk tomat, 70% untuk cabai, dan 70% untuk bawang merah. Pada pengujian keakuratan pembacaan sensor soil moisture di dapatkan rata-rata error 0,3% dan presisi sebesar 99,64%. Aplikasi telegram pada smartphone digunakan untuk memilih tanaman yang akan disiram dan monitoring proses penyiraman diperlukan jeda 4 detik untuk mendapatkan pesan balasan dari telegram. Kata kunci: Hortikultura, NodeMCU ESP32, Sensor soil moisture, RTC, Telegram | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 62/TA OSP 2023 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 17 Oct 2023