<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Rancang Bangun Mesin Pengaduk Adonan Batu Bata Merah</title>
      <subTitle>Tugas Akhir</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>HIDAYAT DS, Rachmat</namePart>
    </name>
    <name type="personal">
      <namePart>ABDI, Rizky Fajri Utami</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Politeknik ATI Makassar-Teknik Manufaktur Industri Agro</publisher>
      <dateIssued>2022</dateIssued>
      <edition>2022</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <physicalDescription>
      <extent>xv, 61 halaman : gambar; tabel ; 20,5x29,5 cm bibliografi;lampiran</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Rachmat Hidayat DS dan Rizky Fajri Utami Abdi, 2022. Rancang Bangun PengadukAdonan Batu Bata Merah. Laporan Tugas Akhir Teknik Manufaktur Industri Agro Politeknik ATI Makassar 2022. Di bimbing oleh Bapak Windi Mudriadi sebagai pembimbing I dan Bapak Ratuhaji Ismail sebagai pembimbing II. &#13;
Pada industri berskala besar penggunaan mesin-mesin pembuat batu bata telah memadai dan dapat menghasilkan batu bata dalam jumlah besar per-harinya. Tetapi pada industri skala kecil proses pembutan masih dilakukan dengan cara tradisional dan tentunya akan menghasilkan produksi batu bata yang relatif kecil dibandingkan dengan industri batu bata berskala besar. Dibutuhkan suatu mekanisme yang baik diantaranya mekanisme pengaduk, pencetak, pengering maupun pembakaran sebagai sarana untuk mempermudah proses. Oleh karena itu, direncanakan satu mesin dari empat tahap tersebut, yaitu mesin pengaduk adonan batu bata, yang berguna untuk menghemat waktu, tenaga pekerja dan meningkatkan jumlah produksi batu bata dalam industri skala kecil. Metode yang digunakan adalah penelitian secara eksperimental yaitu membuat alat dengan metode rancang bangun dan melakukan pengujian langsung pada alat yang telah dibuat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan Proses perancangan mesin pengaduk adonan batu bata merah dimulai dengan proses pembuatan gambar rancangan dengan menggunakan autodesk inventor, kemudian mempersiapan alat dan bahan, pembuatan alat dimulai dari pembuatan rangka, corong/ bak, pengaduk as screw conveyor, dan yang terakhir perakitan komponen alat. Pada pengujian alat mesin pengaduk adonan batu bata didapatkan hasil pengadukan dengan massa 33,5 kg dengan rata rata waktu 15 detik. Dengan perolehan waktu ini mesin dapat memproduksi 8,04 Ton/jam adonan batu bata merah siap cetak. Berdasarkan Sampel Batu Bata yang diambil dilapangan, yang telah melalui beberapa tahapan, meliputi pengolahan bahan adonan batu bata, pencetakan adonan batu bata, pengeringan, pembakaran, dan pendinginan batu bata. Berdasarkan uji tekan bata didapatkan hasil uji tekan pada mesin pengaduk yaitu tekan 3,83 Mpa , sedangkan pengaduk adonan batu bata merah dengan cara convensional memiliki kekuatan tekan 2,73 Mpa.&#13;
Kata kunci : industri, batu bata, mesin pengaduk, rancang bangun, uji tekan.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Rachmat Hidayat DS; Rizky Fajri Utami Abdi</note>
    <subject>
      <topic>Tugas Akhir TMIA 2022</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">(R)2022 TA-TMIA 818</classification>
    <classification authority="">(R)2022 TA-TMIA 818 HID r</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">230223</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20230223113730</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000007600</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
