<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000743</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220519101734</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1121000296</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Perancangan Mesin Pengering Cabai Merah dengan Memanfaatkan Udara Panas dari Kondensor AC :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">M. Ahmad Jayadi ; Nurliani Ningsih</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">JAYADI, M. Ahmad</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiii, 41 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TMIA 2020)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">NURLIANI Ningsih</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Manufaktur Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-MIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-MIA 818 JAY p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TMIA 2020</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220519                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pengeringan cabai sebagai langkah alternatif untuk menanggulangi produksi cabai yang berlebihan terutama pada saat panen raya. Proses pengeringan yang dilakukan oleh petani selama ini masih bersifat sederhana yaitu dengan metode penjemuran secara langsung di bawah sinar matahari. Metode ini kurang efektif karena akan membutuhkan area yang luas, waktu pengeringan yang relatif lama yaitu 10-12 hari, proses pengeringan tergantung pada cuaca, serta efek sinar ultraviolet matahari dapat merusak warna dari kulit cabai yang tidak terlihat cerah lagi. Perancangan mesin pengering cabai merah dengan memanfaatkan udara panas dari kondensor AC yang dapat mengeringkan cabai merah dengan kapasitas sebesar 9 kg dengan rentang waktu 5 jam.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">257/TA TMIA 2020</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
