<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Self Healing With Qur'an : Jangan Galau! Kau Tidak Butuh Liburan, Tetapi Baca Qur'an /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   UMMU Kalsum Iqt
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Semarang : Syalmahat Publishing,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2022</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Betapa banyak dari kita yang mencari ketenangan selain pada Allah dan Al-Qur'an. Kita berlomba menumpahkan rasa galau pada manusia. Haus akan perhatian orang-orang, hingga caper di dunia nyata atau dunia maya. Menjadikan harta, tahta dan cinta sebagai tolak ukur bahagia. Saat ayat-Nya dilantunkan, kita terperanjat karena seolah-olah baru pertama kali mendengarkan. Scrolling medsos dan online shop terasa mampu mengusir kegalauan, daripada menjelajahi lembaran kalam yang mulia. Al-Quran semakin asing, maka wajarlah jika kejahatan makin merajai, kegalauan semakin bertebaran di muka bumi. Berbondong-bondong memasuki rumah terapi, rumah sakit jiwa, berlibur untuk menyegarkan pikiran, dan lain sebagainya. Nyatanya, ketenangan jiwa kita ada dalam Al-Qur'an. Buku ini mengajak kita untuk self healing bersama Al-Qur'an. Menguatkan jiwa melalui kisah-kisah inspiratif, membasuh luka dengan firman-Nya, serta meng-charge iman bersama kalimat motivasi.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Betapa banyak dari kita yang mencari ketenangan selain pada Allah dan Al-Qur'an. Kita berlomba menumpahkan rasa galau pada manusia. Haus akan perhatian orang-orang, hingga caper di dunia nyata atau dunia maya. Menjadikan harta, tahta dan cinta sebagai tolak ukur bahagia. Saat ayat-Nya dilantunkan, kita terperanjat karena seolah-olah baru pertama kali mendengarkan. Scrolling medsos dan online shop terasa mampu mengusir kegalauan, daripada menjelajahi lembaran kalam yang mulia. Al-Quran semakin asing, maka wajarlah jika kejahatan makin merajai, kegalauan semakin bertebaran di muka bumi. Berbondong-bondong memasuki rumah terapi, rumah sakit jiwa, berlibur untuk menyegarkan pikiran, dan lain sebagainya. Nyatanya, ketenangan jiwa kita ada dalam Al-Qur'an. Buku ini mengajak kita untuk self healing bersama Al-Qur'an. Menguatkan jiwa melalui kisah-kisah inspiratif, membasuh luka dengan firman-Nya, serta meng-charge iman bersama kalimat motivasi.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Akhlaq, hikmah dalam Islam</dc:subject>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Sumbangan Mahasiswa 2022</dc:subject>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Sumbangan Mahasiswa 2023</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-5269-01-6</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
