<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Teori &amp; Praktik Menulis Karya Tulis Ilmiah /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   AQIB, Zainal
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Bandung : Yrama Widya,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2021</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Untuk pengembangan profesi guru, guru dituntut untuk memiliki kompetensi meneliti dan menulis karya tulis ilmiah. Berdasarkan tuntunan tersebut, mau tidak mau setiap guru harus mampu menghasilkan karya tulis ilmiah. Bagi guru sendiri, kegiatan menulis karya tulis ilmiah ini berguna untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, serta memperluas wawasan. Sementara bagi pihak lain, hasil kegiatan ilmiah yang dilakukan dapat menjadi sumbangsih terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan. Karya tulis ilmiah sendiri harus sesuai dengan pedoman-pedoman ilmiah, baik isi maupun karya tulis ilmiah secara teoretis. Penyajian contoh-contoh karya tulis ilmiah pun dapat menjadi referensi bagi guru untuk berpraktik langsung dalam membuat karya tulis ilmiah. Dengan demikian, karya tulis ilmiah yang ditulis sesuai dengan pedoman-pedoman ilmiah yang dikehendaki.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Untuk pengembangan profesi guru, guru dituntut untuk memiliki kompetensi meneliti dan menulis karya tulis ilmiah. Berdasarkan tuntunan tersebut, mau tidak mau setiap guru harus mampu menghasilkan karya tulis ilmiah. Bagi guru sendiri, kegiatan menulis karya tulis ilmiah ini berguna untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, serta memperluas wawasan. Sementara bagi pihak lain, hasil kegiatan ilmiah yang dilakukan dapat menjadi sumbangsih terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan. Karya tulis ilmiah sendiri harus sesuai dengan pedoman-pedoman ilmiah, baik isi maupun karya tulis ilmiah secara teoretis. Penyajian contoh-contoh karya tulis ilmiah pun dapat menjadi referensi bagi guru untuk berpraktik langsung dalam membuat karya tulis ilmiah. Dengan demikian, karya tulis ilmiah yang ditulis sesuai dengan pedoman-pedoman ilmiah yang dikehendaki.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Teknik Penulisan Ilmiah</dc:subject>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Sumbangan Mahasiswa 2021</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-205-268-0</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
