<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000668</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240801044310</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1121000221</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pengendalian Kualitas Terhadap Cacat Produk SIR 10 dengan Menggunakan Metode Six Sigma pada PT. London Sumatra Indonesia Kabupaten Bulukumba :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Fais Resky (18TIA433); Widya Hastuti Afris; Ahmad Sawal</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">RESKY, Fais</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 39 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x28,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2021)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818 RES p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2021</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">240801                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">PT. London Sumatra Indonesia adalah perusahaan bergerak di bidang perkebunan dan industri, dengan produk yang dihasilkan adalah karet jenis SIR 10 (Standar Indonesia Rubber) dan RSS (Rubber Smoke Sheet). Khususnya pada proses produksi SIR 10 masih sering ditemukan cacat produk tiap bulannya. Adapun cacat produk yang sering terjadi pada proses produksi yaitu karet terkontaminasi debu dan kotoran serta gosong dan mentah. Tujuan dilakukannya penelitian ini bagaimana mengidentifikasi faktor-faktor penyeabab cacat produk dengan menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan analisa data pada bulan Oktober 2020 sampai Maret 2021, ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu produk dengan cacat mentah jumlah kerusakan 5.530 kg dengan presentase kerusakan sebanyak 0,95% dari total produksi 576.080 kg dengan rata-rata kerusakan ± 2%. Setelah melakukan tahap analisis menggunakan diagram sebab akibat ditemukan faktor-faktor penyebab cacat produk diantaranya adalah faktor lingkungan kerja yangmenyebabkan kelelahan dan ketelitian sedangkan faktor mesin akibat suhu yang tidak stbil dan kerusakan mei crefer yang sering terjadi sehingga diameter karet tidak sesuai standar.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">AFRIS, Widya Hastuti</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">SAWAL, Ahmad</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">101/TA TIA 2021</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
