<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000628</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220401033318</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1121000181</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rancang Bangun Alat Penetas Telur Ayam Otomatis Menggunakan Sensor  DHT22 dan Thermostat Berbasis IOT :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Muh. Asbiullah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">ASBIULLAH, Muh</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiii, 490 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x29 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA OSP 2021)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-OSP 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-OSP 818 ASB r</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir OSP 2021</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220401                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pada umumnya, ayam dipelihara oleh masyarakat secara ala kadarnya yaitu telur dierami oleh induknya secara langsung sehingga perkembangbiakan ayam kurang maksimal. Sistem penetasan tradisional menggunakan indukan alami dirasa kurang efektif karena satu induk ayam hanya mampu mengerami maksimal 13 - 15 butir telur. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat alat penetas telur ayam otomatis untuk memudahkan para peternak dan mengurangi resiko gagalnya penetasan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental yang dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap perangcangan alat kemudian tahap pengujian. Pada perancangan ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai kendali utama, DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban, Motor stepper sebagai penggerak rak telur, lampu pijar sebagai pemanas, kipas sebagai penghembus panas dan aplikasi Blynk sebagai monitoring alat dari jarak jauh. Alat penetas telur membutuhkan suhu ideal yaitu 37.1?C – 38.9?C dan membutuhkan kelembabans 50% - 65%. Hasil pengujian alat penetasan dari 10 butir telur tingkat keberhasilan mencapai 100% dalam waktu 21 hari.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">134/TA OSP 2021</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
