<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000005792</controlfield>
  <controlfield tag="005">20241025082937</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0422000187</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Moral &amp; Religi :</subfield>
   <subfield code="b">Menurut Emile Durkheim &amp; Henri Bergson /</subfield>
   <subfield code="c">Dr. Djuretna Adi Imam Muhni</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">MUHNI, Djuretna Adi Imam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">149 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">15x20,5 cm</subfield>
   <subfield code="e">Bibliografi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak Tandon - Rak 2.4)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Kanisius,</subfield>
   <subfield code="c">2000</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">170</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">170 MUH m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">979-413-345-9</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Etika</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sumbangan Mahasiswa 2010</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Emile Durkheim dan Henri Bergson memandang betapa pentingnya moral dan religi sebagai dasar kesejahteraan dan kebaikan hidup bersama. Manusia dipandang sebagai individu anggota masyarakat yang memiliki sosialibilitas dan tak mungkin hidup menyendiri. Kedua orang filsuf besar Prancis ini melihat unsur kreatif dalam kehidupan religius. Bagi mereka, akal (rasio) merupakan alat yang sangat berguna bagi kehidupan. Namun pengandalan pada rasio inilah yang akhirnya menunjukkan perbedaan antara kedua filsuf dalam memandang moral dan religi. Buku ini mengajak kita mendalami lebih lanjut pemikiran Emile Durkheim dan Henri Bergson tentang masalah moral dan religi. Bagi mereka yang mempelajari filsafat dan ilmu-ilmu sosial, buku ini memberikan kajian mendalam pemikiran dan pemahaman tentang moral dan religi serta wawasan baru. Dua masalah yang sangat relevan untuk dikaji dan direfleksi.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">241025                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">4527/SM-10</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
