01564 2200229 4500001002100000005001500021035002000036245009200056100002900148250001100177300005300188856003200241260003400273082000800307084001400315020001800329650001000347650002900357520089200386008004101278990001501319INLIS00000000000579220241025082937 a0010-04220001871 aMoral & Religi :bMenurut Emile Durkheim & Henri Bergson /cDr. Djuretna Adi Imam Muhni1 aMUHNI, Djuretna Adi Imam aCet. 3 a149 halaman :bgambar ;c15x20,5 cmeBibliografi aOPAC (Rak Tandon - Rak 2.4) aYogyakarta :bKanisius,c2000 a170 a170 MUH m a979-413-345-9 4aEtika 4aSumbangan Mahasiswa 2010 aEmile Durkheim dan Henri Bergson memandang betapa pentingnya moral dan religi sebagai dasar kesejahteraan dan kebaikan hidup bersama. Manusia dipandang sebagai individu anggota masyarakat yang memiliki sosialibilitas dan tak mungkin hidup menyendiri. Kedua orang filsuf besar Prancis ini melihat unsur kreatif dalam kehidupan religius. Bagi mereka, akal (rasio) merupakan alat yang sangat berguna bagi kehidupan. Namun pengandalan pada rasio inilah yang akhirnya menunjukkan perbedaan antara kedua filsuf dalam memandang moral dan religi. Buku ini mengajak kita mendalami lebih lanjut pemikiran Emile Durkheim dan Henri Bergson tentang masalah moral dan religi. Bagi mereka yang mempelajari filsafat dan ilmu-ilmu sosial, buku ini memberikan kajian mendalam pemikiran dan pemahaman tentang moral dan religi serta wawasan baru. Dua masalah yang sangat relevan untuk dikaji dan direfleksi.241025 g 0 ind  a4527/SM-10