<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Saat Hidayah Menyapa</title>
      <subTitle>Kisah Nyata Perjalanan Tobat Da'i Penderita Lumpuh Total</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>ANUZ, Fariq Gasim</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Daun Publishing</publisher>
      <dateIssued>2010</dateIssued>
      <edition>Cet. 1,  Agustus</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <extent>216 halaman : Gambar ; 14x21 cm Lampiran</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Buku ini mengisahkan seorang pemuda yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya. Di usia muda suka berkumpul dengan teman-temannya yang memilih pergaulan bebas. Untuk itu sampai hati dia berbohong kepada ayahnya dengan sumpah palsu. Suatu ketika Allah SWT datangkan musibah berupa kecelakaan yang sangat tragis, patah lehernya sehingga menderita lumpuh total. Buku perjalanan hidup Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani’mah ini adalah buku pendidikan yang sangat baik, penuh pelajaran berharga dan sangat mengasyikkan untuk dibaca halaman demi halaman. Bagi orang tua yang mendidik anak-anaknya buku ini penuh suri tauladan dalam mendidik kepada kebaikan. Di samping itu buku ini juga dengan jujur mengungkap hal-hal yang salah agar tidak ditiru. Bagi anak-anak muda buku ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi kuat agar senantiasa berbuat baik dan taat kepada kedua orang tuanya dan dalam pergaulan pandai-pandai memilih pergaulan yang baik agar tidak terjerumus ke jalan yang sesat. Musibah adalah kasih sayang Allah SWT, maka setiap musibah seharusnya disikapi dengan senantiasa husnudhan kepada-Nya, karena Allah Maha Baik tidak mungkin merugikan hamba-Nya. Dengan husnudhan dan bertobat dengan sesungguhnya maka Insya Allah, Allah SWT turunkan ampunan, rahmat dan hidayah-Nya.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Fariq Gasim Anuz</note>
    <subject>
      <topic>Sumbangan Mahasiswa 2021</topic>
    </subject>
    <subject>
      <topic>muslim, orang islam</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">297.0092</classification>
    <classification authority="">297.0092 ANU s</classification>
    <identifier type="isbn">978-602-95316-4-0</identifier>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">220805</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20220805015555</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000005747</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
