<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000059</controlfield>
  <controlfield tag="005">20230705021423</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0221000006</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Analisis Kelayakan Pendirian Usaha Amplang di Kabupaten Barru :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Zulfajriani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">ZULFAJRIANI</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 72 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (TA TPL 2018)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Tenaga Penyuluh Lapangan,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2018 TA-TPL 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2018 TA-TPL 818 ZUL a</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TPL 2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Kabupaten Barru memiliki potensi daerah di bidang perikanan. Salah satu potensi hasil perikanan di Kabupaten Barru yaitu ikan bulan-bulan dan cumi-cumi. Dalam penelitian ini menggunakan ikan bulan-bulan dan cumi-cumi karena belum ada pengolahan lanjutan di bidang industri sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah pengolahan ikan bulan-bulan dan cumi-cumi menjadi amplang layak dijadikan sebuah bisnis yang baru menggunakan uji organoleptik dengan uji hedonik (kesukaan). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan uji kelayakan dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek produksi dan teknologi, aspek manajemen dan organisasi, aspek keuangan, aspek ekonomi dan sosial serta strategi pendirian. Pada aspek pasar dan pemasaran, penulis menentukan segmen pasar berdasarkan asumsi yaitu masyarakat kabupaten Barru yang berumur 5 tahun - 59 tahun. Pada aspek produksi dan teknologi, rencana produksi pertahun 120.000 bungkus dengan berat 100 gr dengan biaya produk sebesar Rp 9.768 ditambah dengan persen keuntungan yang diinginkan sebesar 20% yaitu Rp 1.954 jadi harga jual yang didapatkan Rp. 11.721. Kebutuhan modal kerja selama satu tahun sebanyak Rp 94.168.167, keuntungan bersih yang diperoleh tahun pertama sebanyak Rp. 210.967.920. Usaha amplang ini dikatakan layak untuk dijalankan karena BEP (unit) 51.172 bungkus, BEP (Rp) 599.716.686 dan BEP (%) 43%. NPV lebih dari 0 yaitu Rp. 459.263.863,- IRR 59,64%; PI 2,1725&gt;1 dan Payback periode 1 tahun 7 bulan; berdasarkan analisa kelayakan pendirian usaha amplang layak dijadikan sumber usaha baru di Kabupaten Barru.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">230705                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">03/TA TPL 2018</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
