<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000005150</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250415021854</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0322000547</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Muhammad Sang Yatim :</subfield>
   <subfield code="b">Janji dan Kemenangan yang Dinanti /</subfield>
   <subfield code="c">Prof. Dr. Muhammad Sameh Said</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">SAID, Muhammad Sameh</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xx, 588 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">15x23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Pojok Baca Ruang Padewakang)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bandung :</subfield>
   <subfield code="b">Cordoba,</subfield>
   <subfield code="c">2002</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.63</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.63 SAI m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-3757-04-6</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Muhammad SAW</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sumbangan Pegawai 2021</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">250415                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Setiap nabi memiliki kisahnya masing-masing. Setiap Nabi dipersiapkan sesuai dengan risalah dan tabiat kaumnya. Begitu pula Allah menghendaki anak yatim Mekah ini kembali menjadi yatim piatu dalam rangka mempersiapkannya sebagai pengemban risalah penutup. Memasuki usia enam tahun, ibunya Aminah wafat dalam perjalanan keduanya mengunjungi paman-pamannya di Madinah. Demikianlah bagaimana Muhammad kecil harus menjadi yatim untuk kedua kalinya. Dia menghadapi kematian sang Ibu dalam dekapan lengannya. Ibunya meninggalkannya sendirian di tengah gurun hanya bersama pengasuhnya, Ummu Aiman. Anak kecil itu lalu bangkit menggali kuburan ibunya dan mengebumikannya dengan tangan mungilnya. Dia tak menemui siapa pun di padang pasir nan ganas ini kecuali pengasuhnya yang sudah tua, betapa sunyi dan hampa. Tanah Yatsribv pula yang mempertemukan jasad ayah dan ibunya. Muhammad kecil kini menjadi yatim piatu. Dia tak punya siapa-siapa lagi di dunia selain kakeknya yang sepuh, Abdul Muthalib dan pengasuhnya, Ummu Aiman. Abdul Muthalib merasa iba terhadap cucunya, Muhammad. Dia melihatnya seakan melihat anaknya sendiri, Abdullah, yang membuat kian merasa terpukul akan kepergiannya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">013/SP-21</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
