<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Pengaruh Variasi Vibratory Hopper Terhadap Efisiensi Ripple Mill di PTPN XIV Unit Usaha PKS Luwu</title>
      <subTitle>Tugas Akhir</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>NURUL Ismi</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral</publisher>
      <dateIssued>2021</dateIssued>
      <edition>2021</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <physicalDescription>
      <extent>xiii, 15 halaman : Tabel, gambar, grafik ; 20,5x29 cm</extent>
    </physicalDescription>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Nurul Ismi</note>
    <note>Ripple Mill merupakan salah satu alat pemecah atau pemisah cangkang dan inti sawit, Efisiensi Ripple Mill digunakan untuk mengetahui kinerja dari alat tersebut. Hal ini dilakukan karena angka efisiensi Ripple Mill yang berubah-ubah maka dilakukanlah penelitian ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh Variasi Vibratory Nut Hopper terhadap efisiensi Ripple Mill. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2021 sampai dengan 30 Juni 2021. Penelitian ini dilakukan agar perusahaan tersebut dapat menggunakan vibrating yang baik pada Ripple Mill tersebut. jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimental dengan menggunakan beberapa tahap yaitu, tahap proses pengambilan data dan tahap analisa kernel di laboratorium PT Perkebunan Nusantara XIV Unit usaha PKS luwu. Adapun variasi vibrating yang digunakan dalam efisiensi Ripple Mill yaitu pada vibrating 120 Hz, 130 Hz, 140 Hz, 150 Hz dan 160 Hz. Berdasarkan hasil perhitungan secara statistik dengan menggunakan persamaan regresi diperoleh persamaan matematis y= 99,08-0,014x, dengan nilai koefisien regresi terlihat – 0,014 berarti bahwa setiap penurunan vibrasi 0,014Hz/s akan mengurangi Efisiensi sebanyak 0,014 %. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R2) = 0,0565 artinya vibrasi mempengaruhi efisiensi Ripple Mill sebanyak 5,65 %. Hal ini membuktikan bahwa vibrating yang baik digunakan pada PT perkebunan nusantara adalah vibrating 140 dengan nilai efisiensi sebesar 98,5%.</note>
    <subject>
      <topic>Tugas Akhir TKM 2021</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">(R)2021 TA-TKM 818</classification>
    <classification authority="">(R)2021 TA-TKM 818 NUR p</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">220623</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20220623033637</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000000533</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
