<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Analisis Kualitas Arang Aktif Ampas Kopi (Coffea) Sebagai Adsroben dalam Penurunan Kadar Amonia pada Limbah Cair Industri di PT. KIMA (Persero) : Tugas Akhir /</dc:title>
  <dc:creator>
   MAKKARATENG, Bagas Alfian
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Makassar : Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,</dc:publisher>
  <dc:date>2021</dc:date>
  <dc:language>|  </dc:language>
  <dc:description>BAGAS ALFIAN MAKKARATENG.2021. Analisis Kualitas Arang Aktif Ampas Kopi(Coffea) Sebagai Adsroben Dan Penurunan Kadar Amonia Pada Limbah Cair Industri di PT. KIMA (Persero). Di bawah bimbingan Rachma sebagai pembimbing I dan Andi Arninda sebagai pembimbing II. Pemanfaatan ampas kopi jarang ditemukan dan ampas kopi tersebut dibuang menjadi sampah/limbah. Jika dimanfaatkan dan dikelola akan menguntungkan bagi kehidupan, salah satu contohnya dimanfaakan sebagai arang aktif yang diharapkan mampu menurunkan kadar amonia yang terdapat pada air limbah . Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas arang aktif dari ampas kopi berdasarkan pengujian kadar air, kadar abu, dan kadar zat terbang, dan untuk menentukan pengaruh variasi massa arang aktif dari ampas kopi dalam menurunkan kadar amonia. Manfaat arang aktif dari ampas kopi adalah dapat dijadikan adsorben alami yang murah ,dan bisa didapatkan dimana saja. Selain itu arang aktif ini mampu menurunkan kadar amonia sehingga mampu meminimalisir bau tidak sedap pada air limbah. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dan data kuantitatif diperoleh melalui percobaan secara langsung di laboratorium dengan variasi perlakuan massa arang aktif sebesar 1 gram, 3 gram dan 5 gram. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengendalian Proses Politeknik ATI Makassar. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 Juni– 18 Juni 2021. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ampas kopi dapat dijadikan arang aktif yang berkualitas karena telah memenuhi spesifikasi karbon aktif Standar Industri Indonesia (SNI No. 06-3730-1995) syarat mutu arang aktif, dengan kadar air sebanyak 8%, kadar abu sebanyak 5%, kadar zat terbang sebanyak 22%, dan kadar karbon aktif murni sebanyak 65%, dan variasi massa arang aktif dari ampas kopi mempengaruhi jumlah penurunan kadar amonia. Pada variasi massa 1,007 gram presentase penurunan kadar ammonia sebanyak 99,30%, massa 3,013 gram presentase penurunan kadar amonia sebanyak 99,24%, dan massa 5,003 gram presentase penurunan kadar amonia sebanyak 99,21%. Sehingga dapat diketahui pada variasi massa 1,007 gram merupakan titik maksium arang aktif dalam menyerap kadar amonia yang terkandung pada air limbah PT KIMA (Persero).&#13;
Kata Kunci : Arang aktif, Ampas Kopi, Adsorpsi, Amonia, Air Limbah</dc:description>
  <dc:subject>Tugas Akhir TKM 2021</dc:subject>
  <dc:identifier/>
</rdf:Description>

