<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Meneladani Akhlak Generasi Terbaik /</dc:title>
  <dc:creator>
   NASHIR AL-JULAYYIL, Abdul Aziz bin
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   FATIH UQAIL, Baha'uddin bin
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Jakarta : Darul Haq,</dc:publisher>
  <dc:date>2016</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>Seorang sahabat Anshar bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah orang mukmin yang paling utama? Jawab Nabi SAW, Yang paling baik akhlaknya. Di lain hadits, Nabi SAW bersabda, "sebaik-baik generasi adalah generasiku, kemudian yang sesudahnya, lalu yang sesudahnya. Nilai kebaikan menurut ajaran Islam adalah satu kesatuan dan tidak dikotomis, sehingga tidak mungkin para sahabat menyandang gelar generasi terbaik, sementara akhlak mereka tidak baik.</dc:description>
  <dc:subject>Akhlaq, Agama Islam</dc:subject>
  <dc:subject>Sumbangan Mahasiswa 2017</dc:subject>
  <dc:identifier/>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-979-3407-41-8</dc:identifier>
</rdf:Description>

