<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000426</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220404020018</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1021000015</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pengendalian Produk Reject Air Minum dalam Kemasan Radar 220 ml pada KPRI Radar Bantaeng :</subfield>
   <subfield code="b">Kuliah Kerja Praktek /</subfield>
   <subfield code="c">Musdalifah S.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">MUSDALIFAH S</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">viii, 32 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">gambar; tabel ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x29,5 cm</subfield>
   <subfield code="e">Lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak LKKP TIA 2021)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 LKKP-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 LKKP-TIA 818 MUS p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Manajemen Produksi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Laporan Praktek TIA 2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan. Kebutuhan manusia akan air dapat disetarakan dengan kebutuhan manusia akan makanan. Air minum dalam Kemasan (AMDK) merupakan air yang biasanya dikemas dalam berbagai bentuk wadah 19 ltr atau galon. Di daerah Bantaeng, sumber mata air yang langsung dari pegunungan Eremerasa membuat masyarakat mudah mendapatkan air yang layak dikonsumsi setiap hari. KPRI Radar memperoleh air langsung dari pegunungan Eremerasa dan hanya memproduksi cup 220 ml. KPRI Radar merupakan koperasi yang sebagian besar sahamnya berasal dari guru. Produk air mineral dalam kemasan yang dihasilkan telah dipercaya masyarakat sebagai perusahaan yang memiliki pengawasan mutu yang baik.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220404                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">213/LKKP TIA 2021</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
