<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Pengendalian Produk Reject Air Minum dalam Kemasan Radar 220 ml pada KPRI Radar Bantaeng : Kuliah Kerja Praktek /</dc:title>
  <dc:creator>
   MUSDALIFAH S
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Makassar : Politeknik ATI Makassar-Teknik Industri Agro,</dc:publisher>
  <dc:date>2021</dc:date>
  <dc:language>|  </dc:language>
  <dc:description>Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan. Kebutuhan manusia akan air dapat disetarakan dengan kebutuhan manusia akan makanan. Air minum dalam Kemasan (AMDK) merupakan air yang biasanya dikemas dalam berbagai bentuk wadah 19 ltr atau galon. Di daerah Bantaeng, sumber mata air yang langsung dari pegunungan Eremerasa membuat masyarakat mudah mendapatkan air yang layak dikonsumsi setiap hari. KPRI Radar memperoleh air langsung dari pegunungan Eremerasa dan hanya memproduksi cup 220 ml. KPRI Radar merupakan koperasi yang sebagian besar sahamnya berasal dari guru. Produk air mineral dalam kemasan yang dihasilkan telah dipercaya masyarakat sebagai perusahaan yang memiliki pengawasan mutu yang baik.</dc:description>
  <dc:subject>Manajemen Produksi</dc:subject>
  <dc:subject>Laporan Praktek TIA 2021</dc:subject>
  <dc:identifier/>
</rdf:Description>

