<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000003512</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220401124645</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0222000123</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rancang Bangun Sistem Pengontrolan Suhu Inkubator Bayi Menggunakan Sensor LM35 Dan Arduino Berbasis Perangkat Lunak Labview :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Muhammad Ikbal Rianto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">RIANTO, Muhammad Ikbal</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2016</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">x, 35 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, Gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x28,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TEI 2016)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Elektro Industri,</subfield>
   <subfield code="c">2016</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2016 TA-TEI 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2016 TA-TEI 818 RIA r</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TEI 2016</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220401                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Inkubator bayi merupakan salah satu teknologi yang sangat dibutuhkan pada dunia kedokteran, khususnya pada masalah bayi yang lahir prematur. Alat ini sangat membantu dan meringankan perawat maupun bidan dalam melakukan penyelamatan. Tetapi harga untuk mendapatkan inkubator bayi cukup mahal bahkan sampai puluhan juta rupiah. Bagi sejumlah rumah sakit besar untuk mendapatkan beberapa inkubator bayi ini tidak sulit, tetapi bagi bidan atau puskesmas di daerah pelosok hal ini sangat memberatkan. Untuk itu perlu dirancang dan dibuat sistem inkubator bayi dengan biaya yang lebih murah.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">140/TA TEI 2016</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
