<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Rancang Bangun Mesin Pengering Rumput Laut Sistem Rotary Dryer dengan Menggunakan Tungku Pembakaran : Tugas Akhir /</dc:title>
  <dc:creator>
   HARIS
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   HAQ, Nasrul
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   RASYID, Roidah Kaltsum F
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Makassar : Politeknik ATI Makassar - Teknik Manufaktur Industri Agro,</dc:publisher>
  <dc:date>2021</dc:date>
  <dc:language>|  </dc:language>
  <dc:description>Rumput laut adalah salah satu komoditas yang berpotensi besar dalam hal mendirikan usaha masyarakat skala kecil ataupun menengah yang biasa disebut sebagai UKM. Hal pertama yang perlu diketahui dalam pembudidayaan rumput laut yaitu dalam proses pengeringannya yang bertujuan untuk mengurangi kadar air pada rumput laut tersebut. Adapun suatu permasalahan yang dihadapi di daerah kabupaten Bulukumba yaitu dalam hal pengeringan rumput laut, yang dimana masyarakat pada saat pengeringan rumput laut masih menggunakan metode alami yaitu dengan cara dijemur menggunakan sinar matahari. Di samping itu dengan pengerjaan yang masih manual atau secara alami yaitu dalam hal melakukan pengeringan rumput laut membutuhkan waktu yang lumayan cukup lama karena tergantung pada cuaca. Jika cuaca pada saat memanen rumput laut yaitu musim hujan maka akan menyebabkan kerugian pada petani rumput laut. Prinsip kerja pengering rotary dryer adalah menggunakan panas yang dialirkan secara langsung dengan bahan yang akan dikeringkan melalui drum yang berputar. Sumber panas yang digunakan berasal dari tungku pembakaran yang dihubungkan oleh pipa ke drum pengering. Sistem rotary digunakan agar pengeringan bersifat merata.</dc:description>
  <dc:subject>Tugas Akhir TMIA 2021</dc:subject>
  <dc:identifier/>
</rdf:Description>

