<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000321</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210619012638</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0621000021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rancang Bangun Mesin Perajang Singkong dengan Atachment Mesin Spinner :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">HARIANTO</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">HARIANTO</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 47 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">21x28,5 cm</subfield>
   <subfield code="e">lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar. Teknik Mesin Industri,</subfield>
   <subfield code="c">2017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">TA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">TA 818  HAR r</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Mesin Perajang Singkong</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TMI 2017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Sekarang ini banyak dijumpai penjual keripik singkong yang umumnya dibuat atau dikerjakan di rumah-rumah sebagai industri rumah tangga. Artinya masih jarang sebuah pabrik besar yang khusus memproduksi kripik singkong. Untuk mendapatkan potongan keripik singkong tipis-tipis tersebut, masih jarang suatu alat mekanisme yang efisien pada proses pembuatannya. Alat yang digunakan adalah mesin yang menggunakan penggerak manual yaitu penggerak dengan tenaga manusia sehingga produksinya tidak optimal. Metodologi penelitian yang dilakukan dimulai dengan mencari dan mengumpulkan referensi serta dasar teori yang diambil dari berbagai buku penunjang untuk mendukung perancangan mesin perajang singkong. Dari referensi kemudian dibuat perumusan masalah mengenai langkah-langkah dalam perancangan ini. Langkah selanjutnya memulai studi literatur, perancangan alat, pembuatan bagian-bagian, perakitan alat, validasi hasil, dan menyimpulkan hasil perancangan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mesin perajang singkong ini mampu merajang singkong sebanyak 102,6 kg/jam dengan singkong yang telah dirajang 2,15 mm.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">210619                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">59/TA TMI 2017</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
