<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000002932</controlfield>
  <controlfield tag="005">20230221034031</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0122001607</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Alat Penggorengan Kentang Otomatis Berbasis Arduino :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Slamet Cahyadi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">CAHYADI, Slamet</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xii, 25 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, Gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20x29,3 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA OSP 2018)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2018 TA-OSP 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2018 TA-OSP 818 CAH a</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir OSP 2018</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">230221                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SLAMET CAHYADI. Alat Penggorengan Otomatis. Dibawah Bimbingan Bapak Taufik Muchtar sebagai pembimbing 1 dan Ibu Atika Tri Budi Utami sebagai pembimbing 2. Saat ini proses produksi gorengan masih menggunakan sistem penggorengan biasa (manual) yang mengakibatkan hasil produksi kurang maksimal. Pada proses penggorengan kentang, sering ditemukan gejala-gejala yang mengakibatkan minyak menjadi kotor yang diakibatkan oleh serpihan kentang yang mengendap di dasar minyak goreng, sehingga serpihan tersebut semakin lama menjadi menghitam dan mengakibatkan gangguan dalam beberapa kali penggorengan. Oleh karena itu, minyak goreng yang ada di dalam wajan harus disaring untuk menghindari ketidak matangan merata tersebut. Alat yang akan dibuat ini berguna agar proses penggorengan menjadi lebih praktis. Wadah penggorengan mengadopsi bentuk dari komedi putar. Minyak tidak perlu disaring karena wadah penggorengan tersebut tidak menyentuh dasar wajan. Alat ini memanfaatkan perangkat elektronik seperti relay, proximity inductive sensor, motor power window dan Arduino uno untuk menjalankan proses secara otomatis. Hasil produksi menggunakan sistem ini menghasilkan kentang yang matang dengan seragam melalui pengaturan waktu selama 4 menit.&#13;
Kata Kunci: Penggorengan otomatis, Proximity inductive sensor, Arduino Uno, Motor DC power window.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">187/TA OSP 2018</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
