<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000298</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220609050941</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0521000022</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Identifikasi Hazard pada Proses Produksi Frozen Tuna dengan Menggunakan Metode Hazop Studi Kasus pada PT. Nirvananiaga Sejahtera Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Mahadiah Aslan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">ASLAN, Mahadiah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xii, 36 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x29 cm</subfield>
   <subfield code="e">lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar. Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 ASL i</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">PT. Nirvana Niaga Sejahtera Makassar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan. Risiko bahaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas perusahaan sehingga diperlukan cara terbaik untuk mengantisipasi dan mengendalikan risiko dengan cara sebaik-baiknya, sehingga muncul management risiko. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian bahaya dengan menemukan dan mengidentifikasi adanya sumber hazard di tempat kerja. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui hazard yang terjadi pada proses produksi frozen tuna. Metode yang digunakan HAZOP adalah salah satu metode teknik identifikasi bahaya yang sistematis, teliti dan terstruktur untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang mengganggu jalannya proses dan risiko-risiko yang terdapat pada suatu equipment yang dapat menimbulkan risiko yang merugikan bagi manusia atau fasilitas plant pada lingkungan atau sistem yang ada. Adapun dalam proses produksinya potensi bahaya yang dapat membahayakan, seperti lantai yang licin, stasiun kerja yang sempit sehingga membuat gerakan yang tidak alamiah dan bisa menyebabkan kecelakaan kerja hingga cidera pada pekerja frozen tuna, maka perlu diadakan pengidentifikasian potensi bahaya yang terdapat pada proses produksi dengan menggunakan metode HAZOP dan setelah melewati 22 alur proses produksi frozen tuna terdapat sebanyak 40 temuan hazard, dimana tingkat risk level rendah sebanyak 2, risk level sedang sebanyak 24, dan risk level tinggi sebanyak 14 temuan hazard.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220609                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">84/TA TIA 2020</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
