02287 2200205 4500001002100000005001500021035002000036245017500056100002000231250000900251300006100260856002700321260006900348082002300417084002900440650002500469520152900494008003902023990001902062INLIS00000000000029820220609050941 a0010-05210000221 aIdentifikasi Hazard pada Proses Produksi Frozen Tuna dengan Menggunakan Metode Hazop Studi Kasus pada PT. Nirvananiaga Sejahtera Makassar :bTugas Akhir /cMahadiah Aslan1 aASLAN, Mahadiah a2020 axii, 36 halaman :btabel; gambar ;c20,5x29 cmelampiran aOPAC (Rak TA TIA 2020) aMakassar :bPoliteknik ATI Makassar. Teknik Industri Agro,c2020 a(R)2020 TA-TIA 818 a(R)2020 TA-TIA 818 ASL i 4aTugas Akhir TIA 2020 aPT. Nirvana Niaga Sejahtera Makassar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan. Risiko bahaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas perusahaan sehingga diperlukan cara terbaik untuk mengantisipasi dan mengendalikan risiko dengan cara sebaik-baiknya, sehingga muncul management risiko. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian bahaya dengan menemukan dan mengidentifikasi adanya sumber hazard di tempat kerja. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui hazard yang terjadi pada proses produksi frozen tuna. Metode yang digunakan HAZOP adalah salah satu metode teknik identifikasi bahaya yang sistematis, teliti dan terstruktur untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang mengganggu jalannya proses dan risiko-risiko yang terdapat pada suatu equipment yang dapat menimbulkan risiko yang merugikan bagi manusia atau fasilitas plant pada lingkungan atau sistem yang ada. Adapun dalam proses produksinya potensi bahaya yang dapat membahayakan, seperti lantai yang licin, stasiun kerja yang sempit sehingga membuat gerakan yang tidak alamiah dan bisa menyebabkan kecelakaan kerja hingga cidera pada pekerja frozen tuna, maka perlu diadakan pengidentifikasian potensi bahaya yang terdapat pada proses produksi dengan menggunakan metode HAZOP dan setelah melewati 22 alur proses produksi frozen tuna terdapat sebanyak 40 temuan hazard, dimana tingkat risk level rendah sebanyak 2, risk level sedang sebanyak 24, dan risk level tinggi sebanyak 14 temuan hazard.220609 | | |  a84/TA TIA 2020