<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000259</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240223052410</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0421000094</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Peramalan Jadwal Induk Produksi (JIP) Produk Galon Handle pada PT. Sariguna Primatirta (Tanobel Food) di Kabupaten Gowa :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Haidir Ali (16TIA131)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">ALI, Haidir</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xii, 39 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
   <subfield code="e">lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2019)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar. Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2019 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2019 TA-TIA 818 ALI p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">PT. Sariguna Primatirta  adalah produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat Food Safety Managemen ISO 2000:2005 dan ISO 9001:2000. Produk Galon Handle 19 merupakan salah satu produk yang paling banyak diproduksi di PT. Sariguna Primatirta karena memiliki permintaan yang banyak dan selalu mengalami peningkatan. Produk ini memiliki permintaan yang tidak tetap setiap bulannya, yang sering mengalami  perubahan permintaan. Perubahan permintaan tersebut kadang terus meningkat kadang juga menurun meskipun tidak banyak. Adapun hal tersebut menyebabkan perusahaan tidak mengetahui jumlah optimal yang harus di  produksi untuk menghindari kelebihan dan kekurangan produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa banyak yang dapat diproduksi untuk mencapai optimalisasi yang diharapkan perusahaan. Metode untuk menyelesaikan permasalah tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Jadwal Induk Produksi atau Master Production Schedule yang merupakan sebuah rencana yang telah dikembangkan sebelumnya yang menyatakan mengenai produk yang akan diproduksi, jumlah yang harus diproduksi serta penetapan waktu produksi.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">240223                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">37/TA TIA 2019</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
