01595 2200241 4500001002100000005001500021035002000036245014100056100002100197250001100218300003800229856001900267260003200286082001100318084001700329020002200346650002200368650002900390520085400419008004101273700002301314990001601337INLIS00000000000187220250318082821 a0010-01220005471 aKalau Bisa Sekarang, Kenapa Harus Ditunda :bStrategi Mengendalikan Waktu untuk Meraih Kebahagiaan /cDayu Pratyahara; editor, Tristanti1 aPRATYAHARA, Dayu aCet. 1 a153 halaman :bgambar ;c13x19 cm aOPAC (Rak 2.3) aJogjakarta :bGarasi,c2020 a155.25 a155.25 PRA k a978-623-7219-53-8 4aPengembangan diri 4aSumbangan Mahasiswa 2020 aSetiap orang memiliki periode waktu yang sama yang harus mereka jalani setiap hari. Masing-Masing akan mendapatkan 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan, dan 12 bulan dalam setahun. Tidak ada yang lebih atau kurang satu dengan yang lainnya. Hal yang menjadi pertanyaan kemudian adalah dengan jatah waktu yang sama tersebut, mengapa pencapaian setiap orang bisa berbeda-beda. Banyak yang sukses maju, tak sedikit pula yang seolah stagnan di tempat itu-itu melulu. Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah karena manajemen waktu. Buku ini akan mengajak kalian untuk mengenali, memahami, hingga menguasai waktu. Dengan manajemen waktu yang baik , hidup akan lebih terarah dan lebih mudah dalam meraih tujuan. Waktu adalah sesuatu yang tak akan kembali setelah dia pergi. Jadi, kalau bisa sekarang, kenapa harus ditunda lagi?250318 g 0 ind 0 aTRISTANTI (editor) a101/SM-2020